Setahun lebih Nakes RSUD Padangsidimpuan Tidak Terima Insentif COVID-19

Dir. RSUD Padangsidimpuan dr Masrip Sarumpaet, (kiri) saat mendampingi Kajari Padangsidimpuan Hendry Silitonga, SH, MH (kanan) melihat kondisi penanganan COVID-19 di RSUD Padangsidimpuan

KBRN, Padangsidimpuan :  Sudah setahun lebih atau tepatnya 16 bulan tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Kota Padangsidimpuan tidak terima insensif penanganan COVID-19.

Sudah 16 bulan atau sepanjang pandemi COVID-19 di Kota Padangsidimpuan nakes belum terima insentif, kata Dirut Rumah Sakit Umum Kota Padangsidimpuan, Masrip Sarumpaet, Sabtu (31/7).

"Iya, memang belum ada penyelesaian masalah insensif itu sampai sekarang," ucapnya.

Menurut  Masrip, alasan belum dibayarnya hak petugas itu dikarenakan pada 2020 insensif nakes menggunakan anggaran dari DIPA Kementerian Kesehatan.

Sementara Ketua Fraksi Gabungan DPRD Kota Padangsidimpuan Ellyati menyampaikan bahwa hal ini akan menjadi pertanyaan menjelang KUA-PPAS sudah sejauh apa serapan anggarannya di Rumah Sakit Padangsidimpuan itu.

"Kita akan coba menginvestigasi terkait belum dibayarkannya insensif tersebut sejak April 2020 hingga Juli  2021 kepada tenaga kesehatan penanganan virus corona di Kota Padangsidimpuan," katanya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00