Tangani Kasus Covid Pada Anak, BKKBN Siap Ikut Andil

KBRN, Gunungsitoli: Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, menyatakan kesediaannya untuk ikut andil secara khusus dalam penanganan COVID-19. 

"BKKBN siap membantu dan andil dalam penanganan khususnya terhadap ibu hamil, melahirkan, bayi, balita dan anak-anak,” demikian disampaikan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo,di Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Sekarang trend-nya anak-anak lebih tidak aman dari Covid-19, kenapa bisa begitu? Karena orangtua mengamankan diri dengan baik, merasa dirinya rentan terhadap covid. Tetapi anak-anak belum merasa bahwa itu bukan sebuah resiko tinggi, ternyata sekarang meningkat untuk anak-anak dibanding orangtua.

Fenomena ini kemudian dipublish untuk mengambil sebuah langkah bagaimana klaster-klaster keluarga mengamankan anak-anak. Ini sudah serius. Oleh karena itu Hasto meminta orangtua harus punya kesadaran, bahwa anak-anak lebih rentan tertular dan lebih punya peluang terpapar Covid-19.

"Satu catatan penting, anak-anak masih dalam usia perkembangan, fisiknya masih tumbuh, ada yang perkembangan otaknya di usia dibawah 2 tahun baru berkembang, dan balita ini situasi yang rentan untuk menjadikan capaian optimal baik fisik maupun kecerdasan. Anak-anak yang terkena Covid, lebih memiliki kerugian jangka panjang daripada lansia", terangnya.

Selain itu BKKBN juga menerima mandat dari presiden untuk menjadi pelaksana percepatan penurunan stunting nasional. Untuk mencapai hal itu Hasto menegaskan bahwa tidak hanya akan menyoroti dalam permasalahan mencukupi nutrisi anak-anak Indonesia, tapi juga perlu persiapan bahkan sebelum bayi lahir. Persiapan dilakukan kepada pria dan wanita yang akan menikah.

“BKKBN ingin memulai dari sebelum menikah di mana perempuan yang mau menikah tiga bulan sebelumnya akan kita sarankan, kita screening untuk diperiksa,” pungkasnya. (ATI KR/Tsalisa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00