Sinabung 5 Kali Erupsi, Tinggi Kolom Capai 2.000 Meter

KBRN, Medan: Gunung Api Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara terus mengalami erupsi dan guguran awan panas. HIngga Senin (19/4) siang, Sinabung sudah lima kali mengalami erupsi dan 60 kali lebih gempa guguran.

Petugas Pos pengamatan Gunung Api Sinabung, M Nurul Asrori mengatakan, erupsi yang terjadi mengeluarkan tinggi kolom antara 1.000 hingga 2.000 meter dari puncak yang mengarah ke sektor barat daya sampai ke tenggara.

“Hari ini sudah terjadi lima kali erupsi dengan tinggi kolom 1.000 sampai 2.000 meter. Arah angin sendiri dari arah barat daya sampai ke arah tenggara,” jelas Asrori.

Dikatakan Asrori, erupsi terbesar terjadi pada pukul 10:43 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 2000 m di atas puncak (± 4460 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 42 mm dan durasi 230 detik. “Erupsi tertinggi terjadi pada pukul 10.43 wib terjadi erupsi dengan tinggi kolom 2.000 meter,” ucap Asrori.

Sinabung sampai saat ini masih berpotensi mengalami erupsi kembali, apalagi secara visual terlihat asap putih tebal setinggi 700 meter di atas puncak gunung. ebgitu juga untuk guguran awan panas dan gempa vulkanik masih sering terasa.

“Karakteristik Sinabung di sesimograf masih terpantau gempa – gempa vulkanik. Guguran sampai pukul 6 tadi sudah terekam 37 guguran awan panas teramati 1.000 meter ke arah timur – tenggara.

Asrori memprediksi potensi erupsi dan gempa masih cukup tinggi, seiring masih terus bertambahnya ukuran kubah lava di atas puncak gunung. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjauhi zona merah karena erupsi bisa terjadi sewaktu – waktu. “Masih tinggi, karena potensi kubah lava semakin membesar. jadi, warga hindari zona merah sinabung. Karena erupsi dan letusan bisa terjadi setiap saat,”  tegas Asrori.

Lebih lanjut, Asrori mengimbau masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung. Kemudian radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00