Keluarga Terduga Teroris Menunggu Kepastian Pihak Polisi

img_20210319_wa0149.jpg

Deskripsi Gallery

KBRN, Medan: Paska pengamanan delapan terduga teroris oleh tim Densus 88 anti teror mabes Polri di sejumlah daerah di Sumatera Utara pada jumat kemarin, kini masih menjalani pemeriksaan di Polda Sumut, Sabtu (20/3/2021).

Sampai saat ini sejumlah keluarga terduga teroris masih menunggu jawaban atas keterlibatan keluarga mereka dalam jaringan teroris. Seperti HN yang merupakan istri dari S seorang terduga teroris yang diamankan di Perumahan Graha Deli Permai Desa Delitua, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang masih menunggu penjelasan dari Tim Densus terkait keterlibatan suaminya. HN saat ditemui dikediaman orang tuanya oleh awak media mengaku tidak melihat aksi penangkapan terhadap suaminya, dan usai subuh petugas dengan berpakaian biasa menggeledah dan mengamankan sejumlah barang milik suaminya.

"Saya tak dapat konfirmasi ini kasus apa. “Nanti dihubungi ya”, kata mereka. Katanya nanti menunggu informasi saja. Saya kan tak tahu informasi dia kek mana. Belum ada berita sama saya." ucap HN, saat ditemui di rumah orangtuanya di Jalan Karya Jaya, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor jumat lalu.

HN membantah jika suaminya dikaitkan berafiliasi dengan jaringan teroris. Bahkan sejak 8 bulan mengontrak rumah di komplek itu, dalam keseharian, suaminya berdagang keripik dan tidak mengikuti pertemuan kelompok tertentu.

"Kami mulai tinggal di sana (Graha Deli Permai) sejak bulan 7 tahun lalu, Saya tak tahu ya, yang saya tahu kegiatan suami saya ya kerja di sini ikut orang tua, jualan keripik juga. Itu baru, karena corona ini untuk tambahan. Yang saya tahu itu saja. Tidak ada pertemuan dengan kelompok tertentu, lebih banyak di sini," bebernya.

HN masih berharap pihak kepolisian segera mengembalikan suaminya kepada keluarga dan anak – anaknya. Ibu dua orang anak ini sangat yakin bahwa suaminya S tidak bersalah.Terkait sejumlah barang bukti yang diamankan tim densus 88, HN mengaku barang tersebut sebagian merupakan milik mereka. Seperti anak panah dan lempar pisau sudah lama mereka miliki untuk berlatih di organisasi Muhamadiyah dan resmi. Termasuk kepemilikan pisau sangkur diperoleh dari saudara adiknya. Bahkan barang bukti senjata api yang dituduhkan kepada suaminya, ternyata tidak ditemukan. "Dan mereka datang ke rumah banyak, saya tak tahu berapa orang. Itu menanyakan senjata api. Saya tidak tahu, saya jawab tak tahu saya pak. Baru merekaa minta izin periksa. Silakan. Ya saya pun diperiksa. Tapi memang tak ditemukan senjata api," jelas HN.

Seperti diketahui, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror Mabes Polri kembali mengamankan terduga teroris di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada jumat kemarin. Total sudah 8 orang terduga teroris yang diamankan. Dari informasi yang diperoleh, 2 terduga teroris yang diamankan di tanjungbalai yakni FR serta AS. Kepala Lingkungan Kelurahan Pahang Kec. Datuk Bandar Kota Tanjungbalai, Afrizal membenarkan salah satu warganya AS yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang bekam, diamankan tim densus. Usai petugas menangkap terduga teroris, dirinya dipanggil untuk menyaksikan pengeledahan yang dilakukan di dalam rumah. “Dari pengeledahan tersebut, sejumlah barang bukti yang diamankan seperti empat lembar buku tabungan, satu buah samurai, satu selongsong peluru, serta bukti transaksi,” ucap Afrizal.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan dari jumlah terduga yang diamankan 6 orang berasal dari Medan dan 2 orang di Tanjungbalai. Hadi mengatakan, pihaknya belum bisa menjelaskan keterkaitan jaringan para terduga teroris yang diamankan tersebut.

“Para terduga kini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman oleh tim densus 88 di Polda Sumut,” ucap Hadi.

Selain di Tanjungbalai tim Densus 88 juga mengamankan terduga teroris di jalan pasar 4 andansari, Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan, dan mengamankan laki – laki berinisial DL. Sejumlah barang bukti yang juga diamankan dari kediaman DL seperti sangkur, samurai, dan sejumlah buku. Tidak hanya di tanjungbalai, medan, dan Deli Serdang, tim densus juga melakukan penangkapan terduga lainnya yakni ES alias Mas Sule warga Desa Suka Makmur Kecamatan Binjai. Dari lokasi petugas menyita BB berupa bukti transfer bank 5 unit HP, puluhan buku panduan agama dan identitas pengenal terduga. (Joko Saputra)

Gallery Info

  •   Dibuat oleh : Joko Saputra
  •   Tanggal : 20 Mar 2021

Share this

FOTO LAINNYA

00:00:00 / 00:00:00