Pembeli Mulai Banjiri Gerai Perlengkapan Natal dan Rohani

Gerai perlengkapan natal dan rohani di persimpangan Jalan Sakti Lubis - Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota.

KBRN, Medan: Beberapa gerai menjual berbagai pernak-pernik, atribut, dan perlengkapan natal dan rohani mulai dibanjiri pembeli. Salah satunya di Gerai Andyza Gorden, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, tepatnya di persimpangan Sakti Lubis, Jumat (3/12/2021).

Terdapat beragam jenis perlengkapan natal dan rohani di Gerai Andyza Gorden. Diantaranya, lampu, bola-bola, pita, slinger, pakaian Santa Cruz, dan pohon natal. Untuk harga, juga sangat bervariasi. Misalnya, satu set pakain Santa Cruz dipatok harga termurah bekisar Rp90.000 dan tertinggi Rp285.000.

Sedangkan untuk pohon natal harga termurah dibanderol Rp170.000 dan termahal Rp5,5 juta untuk satu pohon natal komplit.

Pemilik Gerai Andyza Gorden, Mahlika Sembiring (35) mengatakan antusias masyarakat membeli perlengkapan natal dan rohani di gerainya tercatat mengalami peningkatan sejak akhir bulan November lalu.

"Dibandingkan tahun lalu, tahun ini ada kenaikan. Jadi tahun ini kita yang pedagang ini bisa sedikit berjalan usahanya," ungkapnya kepada RRI.

Mahlika mengaku sempat kesulitan berjualan perlengkapan natal dan rohani sejak awal Pandemi Covid-19. Dia mengatakan hal itu dikarenakan gereja-gereja yang biasa membutuhkan perlengkapan natal dan rohani untuk dekorasi terpaksa terhenti akibat imbas dari Pandemi Covid-19.

"Untuk omzet ada peningkatan dari tahun lalu. Tapi tetap gak kayak sebelum Covid-19. Kalau ini bisa puluhan juta tapi sebelum Covid-19 bisa sampai ratusan juta," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Samuel Manurung (30) mengaku membeli perlengkapan natal dan rohani dalam menyambut perayaan Natal 25 Desember telah menjadi tradisi setiap tahunnya.

"Ini sudah menjadi tradisi. Tadi beli kostum Santa Cruz untuk istri, anak. Dan beli pohon natal," ujarnya.

Samuel mengatakan perayaan Natal kali ini masih sama seperti tahun sebelumnya. Dia mengatakan keluarga kecilnya akan merayakan natal dan tahun baru di rumah.

"Mengingat masih Pandemi Covid-19, apalagi pemerintah bakal memberlakukan PPKM Level 3, ya jadi di rumah saja,".

"Saya berharap pada natal kali ini kedamaian menyertai kita semua dan Pandemi Covid-19 segera berlalu," tambahnya berharap.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar