Tidak Punya NIK, 32.318 WBP di Sumut Terkendala Vaksiansi

KBRN, Medan : Sebanyak 32.318 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Sumatera Utara (Sumut) belum mendapatkan vaksinasi Covid-19. Hal itu disebabkan banyaknya WBP yang tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK).   

Plt Kepala Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kanwil Kemenkumham Sumut Erwedi Supriyatno mengatakan, dari total 34.683 WBP di Sumut saat ini, baru 13.463 yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama dan hanya 2.365 mendapat vaksinasi dosis kedua.

“Jadi masih ada yang belum divaksin pertama itu sebanyak 21.222, semenatra yang kedua ada 32.318, jadi jumlahnya sangat besar,” kata Erwedi usai menghadiri rapat bersama Ombudsman RI Perwakilan Sumut dan instansi terkait lainnya, di Medan, Senin (20/9/2021).

Ia menuturkan, masih banyaknya WBP di Sumut yang belum divaksin karena ketiadaan NIK. Sebab vaksinasi hanya dapat diberikan kepada warga yang memiliki identitas, yakni NIK. 

“Kesulitan kami di Lapas dan Rutan masih banyak waga binaan yang tidak mempunyai NIK. Itu yang menjadi kendala. Data terakhir belum kita peroleh, tapi cukup banyak. Di Lapas I Medan dari 3.101, itu sekitar 600-an yang belum terdata NIK-nya. Belum lagi di Rutan Medan, mungkin lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Erwedi menjelaskan, terkait permasalahan ini, pihaknya telah menyampaikan kepada Ombudsman agar dapat mendorong pemerintah daerah memberikan vaksinasi kepada WBP yang tidak memiliki NIK.

“Jadi itu yang kita harapkan karena di Lapas, Rutan sangat rentan sekali penularan, karena mereka pasti berdekatan. Jadi jika ada satu kena yang lain pasti kena, ini yang kita harapkan cepat diantisipasi supaya tidak menimbulkan penyebaran Covid-19 di Lapas dan Rutan,” paparnya. 

Dikatakan Erwedi, sejauh ini kasus kematian di Lapas karena Covid-19 tidak begitu banyak, yakni hanya 6 orang dari 200 kasus. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00