Sumut Siapkan Tambahan 1.000 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

KBRN, Medan : Pemprov Sumatera Utara (Sumut) saat ini sedang menyiapkan tambahan tempat tidur untuk pasien Covid-19, yang ditargetkan sebanyak 1.000 tempat tidur. 

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, saat ini kamar isolasi di Sumut sebanyak 4.133 dan tempat tidur ICU Covid-19 sebanyak 375 unit, dari 125 RS yang merawat pasien Covid-19. Termasuk tambahan, targetnya sebanyak 1.000 tempat tidur dari beberapa tempat yang direncanakan, seperti RS Martha Friska II, Asrama Haji Medan, Eks RS Lions Club dan Wisma Atlet Jalan Pancing Medan.

Hal itu disampaikan Edy Rahmayadi dalam Rapat Koordinasi Virtual bersama Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan kementerian terkait, serta sejumlah gubernur, dalam hal penanganan pandemi Covid-19, di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Sabtu (24/7/2021), 

Dalam rapat tersebut, Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto  menyampaian  saat ini penularan Covid-19 masih terus meningkat, meskipun tingkat kesembuhan juga naik. Karenanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih diterapkan, mulai dari level I hingga level IV, tergantung kondisi di setiap wilayah. Sehingga seluruh kepala daerah diminta memberikan sosialisasi ke masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (Prokes).

Airlangga juga menyebutkan bahwa Presiden RI Joko Widodo meminta gubernur serta kepala daerah untuk menyiapkan tambahan tempat tidur untuk perawatan pasien dan menyiapkan tempat isolasi mandiri. Sebagaimana saran dari Kementerian Kesehatan dalam pertemuan itu, bahwa kabupaten/kota dengan tingkat penggunaan tempat tidur (pasien Covid-19) atau BOR di atas 80 %, perlu mengonversinya menjadi 40%.

“Jika kebutuhan tempat tidur RS belum terpenuhi, konversi RS menjadi khusus Covid-19 dan pembangunan RS lapangan/darurat Covid-19 dapat dilakukan. Para kepala daerah juga, agar memastikan seluruh RS mengisi laporan harian (penggunaan) oksigen terlampir, dan koordinasi kebutuhan dengan Kemenkes,” sebut Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00