TikTok Uji Coba Fitur 'Live Subscription'

Ilustrasi TikTok (the verge)

KBRN, Medan : TikTok mengumumkan sebuah fitur baru bertajuk Live Subscription. Melalui fitur ini, kreator TikTok dapat mengadakan siaran langsung (live streaming) dan meraih pendapatan tambahan dari pelanggan yang berlangganan.

Secara garis besar, fitur Live Subscription memiliki konsep yang serupa dengan YouTube dan Twitch. Kreator TikTok dapat menggelar sesi live streaming dan mengubah pengaturan ke mode "subscriber-only" (hanya pelanggan). 

Setelah mode ini diaktifkan, live streaming masih bisa disaksikan secara umum oleh seluruh penonton. Hanya saja, kolom obrolan yang tersedia akan dibatasi sehingga hanya dapat diakses oleh pelanggan berbayar.

Beberapa benefit lain yang bisa didapatkan oleh pelanggan berbayar termasuk kemampuan untuk menggunakan emoji khusus buatan kreator dan adanya lencana eksklusif yang akan teremat di sebelah username mereka. Lencana ini dapat mengindikasikan seberapa lama pelanggan telah menyaksikan dan berlangganan di akun kreator TikTok favoritnya.

Fitur-fitur di Live Subscription ini diklaim mampu menambah kedekatan antara penggemar dan konten kreator. Khususnya bagi para penggemar yang rela membayar lebih untuk kreator favorit mereka.

Hingga saat ini TikTok masih belum mengungkap berapa biaya berlangganan yang akan dipatok dari setiap pelanggan. Ada kemungkinan bahwa fitur Live Subscription akan memiliki tarif yang serupa dengan yang dimiliki platform live streaming Twitch.

ihimpun KompasTekno dari Tech Crunch, Sabtu (28/5/2022), fitur Live Subscription mulai diuji coba secara terbatas ke sejumlah kreator TikTok sejak 26 Mei lalu.

Sesi uji coba ini tidak terbatas untuk kreator yang menyajikan konten berupa game saja. TikTok diketahui turut mengajak kreator konten lain, mulai dari seniman, vlogger, pakar kecantikan, kreator ASMR, hingga musisi.

Terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipatuhi, baik oleh kreator dan pelanggan yang ingin menggunakan fitur Live Subscription. Adapun persyaratan tersebut mencakup ketentuan umur, di mana penonton harus berusia minimal 18 tahun untuk bisa berlangganan.

Begitu juga kreator, hanya yang berusia minimal 18 tahun saja yang bisa memanfaatkan layanan ini. Sedangkan kreator harus memiliki setidaknya 1.000 followers sebelum bisa mengakses mode "subscriber-only", sebagaimana yang tertulis di blog resmi TikTok.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar