Rektor USU Untuk Keduakalinya Dipanggil Tipikor Poldasu, Ada Apa?

KBRN, Medan: Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sumut kembali menjadualkan pemanggilan kedua kepada Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Dr Runtung Sitepu pada Kamis (21/1/2021) pagi sekira pukul 10.00 wib.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan membenarkan perihal pemanggilan kedua Rektor USU. Dikatakan Nainggolan, pemanggilan kedua Runtung untuk dimintai klarifikasi terkait proyek pembangunan embung di kampus II USU di Kwala Bekala, Deli Serdang yang diduga ada indikasi penyalahgunaan anggaran. Namun, pemanggilan rektor hanya sebagai undangan bukan sebagai saksi bahkan tersangka.

‘Iya, baru klarifikasi. Belum tersangka, dan belum sebagai saksi. Hanya diundang karena ada laporan ya,” ucap Nainggolan.

Dikatakan Nainggolan pihaknya juga akan melakukan gelar perkara pasca pemeriksaan kepada Rektor USU. Sejauh ini pihaknya masih mengumpulkan bukti – bukti keterangan dari sumber terkait. “Ya (gelar perkara). Tapi, tergantung pengumpulan bahan keterangan lah. pasti lah digelar. Suatau peristiwa apalagi tingkat tindak pidana korupsi harus digelar dulu. gak bisa gak, baru di proses lagi,” ucap Nainggolan.

Tim penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut juga saat ini masih mempelajari hasil klarifikasi yang disampaikan Runtung. “Kemarin baru diundang untuk klarifikasi saja. Tentu hasilnya masih dipelajari dana nanti akan dilakukan gelar perkara," ucapnya.  

Diketahui, Runtung Sitepu memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut, Selasa (19/1/2021) lalu. Rektor USU tiba di Mapolda Sumut sekitara pukul 15.00 WIB dan keluar sekitar Pukul 17.00 WIB.  Namun saat dikonfirmasi terkait kedatangan di Polda Sumut, mantan Dekan Fakultas Hukum USU tersebut menolak untuk menjawab pertanyaan sejumlah wartawan. Dia langsung meninggalkan Mapolda Sumut dengan menggunakan mobil. Runtung juga hanya menjawab singkat pertanyaan wartawan dengan nada emosi. “Tahu Bahasa Indonesia tidak,” jelas Runtung dengan singkat.

Sebelumnya, Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol John Nababan, menuturkan pemanggilan terhadap terhadap Runtung bukan dalam rangka pemeriksaan. Runtung dipanggil penyidik untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan tindak pidana pekerjaan tidak sesuai spesifikasi di pembangunan Kampus II USU di Kwala Bekala. 

"Proyek pembangunan merupakan dari Pemprov Sumut. Pengerjaannya menggunakan anggaran Tahun 2017," ujarnya. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00