Warga Lokal Belum Tahu Danau Toba Masuk Unesco Global Geopark

KBRN, Samosir : Kaldera Toba atau lebih dikenal dengan Danau Toba telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) pada Juli 2020. Namun ternyata masih banyak warga lokal yang belum mengetahui hal tersebut.

Hal itu diakui Robintang Naibaho, Kepala Bidang Pengendalian Usaha Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir. Menurutnya, ini menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi pemerintah kabupaten dalam memperkenalkan dan mengembangkan Kaldera Geopark Toba ke mancanegara.

"Permasalahan kita, dia belum sampai ke arus bawah. Kalau ditanya misalnya, tahu nggak kita sudah masuk Unesco Global Geopark, apa itu? masih terkejut sebagian," kata Robintang, Kamis (2/12/2021).

Ia mengakui bahwa pengakuan Unesco atas Kaldera Toba masih diketahui di kalangan birokrasi. Oleh karena itu, pihaknya sebagai pengelola geosite diminta menjelaskan hal tersebut kepada masyarakat, dengan membuat kegiatan-kegiatan wisata yang akan memberi dampak ekonomi kepada masyarakat.

"Itu yang kita buat, karena kalau mereka mendapat manfaat, kita yakin mereka akan menyadari bahwa Unesco Global Geopark ini ada manfaatnya bagi mereka, maka mereka akan melakukan konservasi," jelasnya.

Menurut Robintang, ditetapkannya Kaldera Toba sebagai UGG berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan ke Danau Toba, khususnya ke Kabupaten Samosir. Namun kunjungan lebih banyak dari kalangan akademisi.

"Kalau berdampak ada. Akibat dari itu  kunjungan-kunjungan dari akademisi banyak, media-media, penelitian mahasiswa, itu bertambah sejak ditetapkan UGG, itu kan wisatawan juga. Tapi kalau wisatawan langsung agak terbatas memang di pandemi ini," ungkapnya.

Dikatakan Robintang, untuk mempertahankan status UGG, berbagai pembenahan terus dilakukan oleh Pemkab. Salah satunya fokus melakukan penguatan di masyarakat agar masyarakat menyadari pentingnya menjaga Geopark Kaldera Toba.

"Karena kekuatan itu dari masyarakat. Kalau birokrasi ini kan terbatas. Tapi kalau masyarakat bergerak bersama-sama, sadar, saya yakin sukses kita ini," pungkasnya.

Sebagai informasi, di Kabupaten Samosir ada beberapa geosite yang masuk dalam UGG. Antara lain Pusuk Buhit, Pantai Batu Hoda, Tele, Tuktuk, Tomok, Bukit Sibeabea, dan Bukit Holbung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar