Kajian Undikma dan UPH tentang Kesehatan Otak

KBRN, Mataram: Kajian ilmiah diselenggarakan Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Mataram dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta bertema Kesehatan Otak Manusia Mewujudkan Peradaban Bangsa. Kajian berlangsung Kamis (30/6/2022) di Studio XXI Lombok Epicentrum Mall Mataram. Studio XXI Epicentrum dipilih panitia agar dapat menyaksikan pemutaran video dengan format 3 Dimensi.

Pemutaran video merupakan sarana paparan Prof. dr. Eka J Wahjoepramono dalam memaparkan materi. Eka Wahjoepramono adalah Ahli Bedah Syaraf Otak dan Ahli Neurosains yang sudah beberapa kali memberikan materi tentang bedah syaraf otak dan neurosains di luar negeri.

“Kami mengundang para rektor, pimpinan dinas untuk bisa mendengarkan langsung pemaparan Prof Eka. Beliau adalah ahli bedah syaraf batang otak yang sudah dikenal di tengah masyarakat Asia Tenggara,” kata Rektor Undikma Mataram Prof. Drs. Kusno.

Menurut Kusno, dr. Eka sudah beberapa kali menjadi dosen tamu di beberapa universitas terkenal. Selanjutnya, berkat kerja sama FK UPH Jakarta dan Undikma Mataram berhasil menghadirkannya di Mataram.

Ketua Yayasan Pembina IKIP Mataram H. L. Rusmiady, SH., MH., menyatakan, melalui pengalaman yang telah dimiliki dr. Eka seluruh undangan diharapkan dapat memiliki pemahaman baru tentang kesehatan otak. Lebih lagi, dr. Eka baru saja mengunjungi warga Papua, dan Kalimantan dalam tujuan melihat langsung karakteristik kecerdasan anak bangsa.

Eka Wahjoepramono di awal pemaparannya menyatakan, masyarakat Indonesia harus tahu bahwa otak merupakan aset kehebatan manusia. Dengan menggunakannya melalui kecerdasan dapat membawa bangsa Indonesia maju bersama negara-negara di dunia. Untuk itu, sangat penting menjaga otak manusia tetap sehat dan terbebas dari penyakit.

Menurut Eka, sangat penting menjaga otak dari berbagai ancaman, seperti perilaku merokok. Sebab, otak manusia dapat mengalami gangguan akibat berbagai faktor.

“Di sini pentingnya pelajaran bagaimana otak berkerja, penyakit apa saja yang dapat menyerang, dan menyadari sebagai organ vital,” kata Eka.

Selain itu, kajian ikut memberi pemahaman, otak sangat berperan penting untuk kemajuan peradaban manusia. Kemajuan itu dapat dicapai bila otak dimanfaatakn secara maksimal, hingga membawa pada peradaban manusia yang optimal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar