Polres Lombok Utara Terus Dalami Kasus Bunuh Diri Pasutri

Kasat Reskrim Lombok Utara AKP Anton Rama Putra.jpg

KBRN, Lombok Utara : Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Utara hingga saat ini  masih mendalami kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan  Pasutri, yang sempat gegerkan Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara Minggu (5/7) lalu. 

Seperti yang diketahui Korban pertama berinisal “S” usia 25 tahun jenis kelamin laki laki ditemukan dalam keadaan gantung diri, sedangkan korban lainnya dengan insisal “R” usia 20 tahun jenis kelamin perempuan ditemukan terbujur kaku di ranjang dengan mulut mengeluarkan busa.

Kasat Reskrim Lombok Utara AKP Anton Rama Putra mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mendalami kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan pasutri ini.  Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan  visum yang dilakukan ditemukan adanya kebiruan di leher mayat perempuan, namun pihak keluarga menolak untuk dilakukanna otopsi.

"Sementara kita masih melakukan penyidikan lebih dalam, karena kami temukan adanya kebiruan di leher si korban perempuan dan benjolan di kepala, sehingga kami menduga kematian si perempuan diluar kewajaran. Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi," jelas Anton, Kamis (9/7/2020).

Anton menambahkan, tidak adanya saksi mata dan penolakan oleh pihak keluarga korban untuk dilakukanya autopsi maka pihak kepolisian masih menyelidiki lebih dalam untuk mengetahui apakah kasus ini murni bunuh diri atau tidak. 

Hasil olah TKP ditemukan tidak ada tanda-tanda sempat terjadi kegaduhan hebat dan barang barang berharga milik korban tidak ada yang hilang. Barang bukti yang berhasil  diamankan petugas di tempat kejadian perkara berupa satu buah tali nilon dengan panjang kurang lebih sekitar tiga meter, satu buah tas warna biru gambar bintang, satu buah sabit yang di gunakan untuk memutus tali, Dan satu buah handphone. (Reza)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00