PON XX Papua 2021, Sejarah Atlet Putri Tenis Lapangan Ambil Bagian

KBRN, Mataram : Nahkoda Pengprov PELTI Nusa Tenggara Barat periode 2022-2027 telah terbentuk. Pengurus baru ini diharapkan untuk melakukan yang terbaik dalam meningkatkan cabang olahraga (Cabor) ini dikancah regional, nasional dan internasional. 

Torehan yang telah diraih pengurus provinsi PELTI NTB sebelumnya agar dipertahankan atau bila perlu ditingkatkan. Seperti halnya, keterlibatan atlet putri pada multievent nasional di PON XX Papua 2021. Pasalnya selama ini atlet putri Tenis Lapangan NTB pada PON-PON sebelumnya tidak pernah masuk atau ambil bagian.

"Di PON XX Papua 2021 kita mengirim 8 atlet dimana 4 atlet putra dan 4 atlet putri. Dalam sejarah ini yang pertama kita mengirim atlet putri itupun tidak mudah karena harus bersaing pada Prapon. Dan hanya 12 provinsi dari 34 provinsi yang mengirim atlet putri di PON XX Papua. Ini tidak lepas dari kerja keras, kerja ikhlas dan kerja bersama pengurus provinsi PELTI NTB sebelumnya," kata, Pembina Pengprov PELTI NTB Jamaludin, Jumat (28/1/2022).

Jamaludin mengungkapkan, meski atlet putri NTB di PON Papua harus kandas di 8 besar harus kandas oleh atlet putri Jatim namun telah memberikan perlawanan sangat baik. Jatim dan Papua selaku tuan rumah memberikan apresiasi kepada atlet putri maupun atlet putra NTB karena bisa sampai di 8 besar pertandingan.

Untuk itulah, Jamaludin berharap agar PELTI NTB dibawah komando Haji Achmad Puaddi Fadil Tahir agar terus berbuat dan tidak berpuas diri dengan capaian yang telah diraih kepengurusan sebelumnya.

"Hari ini harus lebih baik dengan hari sebelumnya dan capaian ini harus lebih meningkat lagi bagi Marwah PELTI NTB kedepan," ungkapnya.

Professional dan proporsional dalam hal ini kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman provinsi Nusa Tenggara Barat ini harus dikedepankan. Artinya atlet-atlet yang memiliki kemampuan dan menghasilkan prestasi benar-benar diperlukan secara sama tanpa tebang pilih atau pandang bulu.

"Jangan membedakan mereka dari suku mana, anak siapa dan asalnya dari mana. Tapi yang benar-benar memiliki kemampuan yang dihasilkan dari penjaringan yang selektif, ketat dan sportif. Jika ini dilakukan maka saya sangat yakin akan menggairahkan anak-anak kita untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik bagi Cabor dan Marwah NTB dikancah nasional bahkan internasional," tandasnya.

Sebelumnya pada Musyawarah Provinsi PELTI NTB tanggal 23 Januari 2022 disalah satu hotel di Mataram memutuskan Haji Achmad Puaddi Fadil Tahir secara aklamasi menjadi Ketua Umum Pengurus Provinsi PELTI Nusa Tenggara Barat periode 2022-2027. 

Dari 11 pemilik suara terdiri dari 10 kabupaten kota dan 1 dari provinsi, 10 yang memiliki mandat hak suara memberikan suara kepada Haji Achmad Puaddi Fadil Tahir. Sedangkan satu suara terlambat hadir untuk mengikuti musyawarah provinsi. Sehingga Haji Achmad Puaddi Fadil Tahir terpilih secara aklamasi untuk lima tahun ke depan menjadi ketua umum pengprov PELTI NTB.

Haji Achmad Puaddi Fadil Tahir saat ini juga merupakan wakil rakyat dari partai Golkar. Di DPRD NTB mendapat amanah sebagai Ketua Komisi IV bidang Infrastruktur dan Pembangunan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar