DDTekno Menyalurkan Dana Infak Untuk Kendaraan Pengumpul Sampah dan Budidaya Ternak Maggot Kepada LAZ DASI NTB

KBRN, Mataram: Mendukung suksesnya program Zero Waste (Nol Sampah) yang dirancang Pemprov NTB dan Kemendikbud, Dl Dompet Dhuafa melalui start-up digital fundraising sosial bisnisnya PT Duta Danadyaksa Teknologi (DDTekno) pada Sabtu (4/12/2021), menyalurkan bantuan dana infak dari para Muzzaki yang terhimpun kepada Lembaga Amil Zakat Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas yang berprovinsi di Nusa Tenggara Barat dalam Kegiatan Budidaya Ternak Maggot.  

Penyaluran tersebut dilakukan dalam acara Musyawarah Rencana Kerja LAZ DASI NTB yang diselenggarakan di Holiday Resort Hotel Lombok, NTB. DD Tekno menyalurkan donasi senilai Rp.328.800.000,- dengan rincian uang 30 Juta untuk kebutuhan berupa Kendaraan Pengumpul Sampah dan uang sebesar Rp.298.800.000,- untuk kebutuhan Budidaya Ternak Maggot diantaranya pengadaan bahan baku, workshop, FGD, pembuatan aplikasi serta upah tenaga kerja lapangan. 

“Saya perwakilan dari LAZ DASI provinsi NTB mengucapkan banyak terimakasih kepada Dompet Dhuafa dan DDTekno atas penyaluran yang diberikan kepada kami, dimana bantuan dana infak tersebut akan kami gunakan untuk budidaya ternak maggot diantaranya untuk pembelian 1 unit tossa, pengadaan dan instalasi budaya, pengadaan bahan baku, Workshop, FGD, dan pembuatan aplikasi, serta upah tenaga kerja kepada pembudidaya maggot.” Ujar Tarsito selaku Direktur LAZ DASI NTB.

LAZ DASI NTB telah mengembangkan budidaya maggot secara massif, Selain itu, budidaya maggot  menjadikan salah satu pemberdayaan ekonomi masyakarat Lombok. Selain itu, LAZ DASI NTB dapat  menghasilkan produk maggot kemasan untuk pakan burung dan perikanan. 

Pada segi pendidikan, LAZ DASI juga didukung oleh Universitas Bakrie sebagai pengadaan riset atau penelitian pada budidaya maggot tersebut. Kelompok-kelompok ternak maggot ini nantinya akan diberikan telur-telur maggot yang selanjutnya akan berkembangbiak mengurai sampah-sampah yang dikumpulkan.

Maggot atau belatung merupakan larva dari lalat Black Soldier Fly (Hermetia Illucens, Stratimydae, Diptera) atau BSF. Meskipun keluarga lalat, namun ukuran BSF mengandung nutrien yang lengkap untuk ikan dan kualitas yang baik.

Selain itu, Maggot bisa diproduksi dalam waktu singkat dan berkesinambungan dengan jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan.

Dalam prosesnya Maggot juga bisa diproduksi menjadi tepung (mag meal), sehingga bisa menekan biaya produksi pakan ikan maupun ternak unggas. LAZ DASI NTB ingin memassifkan budidaya maggot di NTB. Sebab selain dapat memaksimalkan mengurai sampah-sampah organik, maggot juga bisa dijadikan sumber-sumber ekonomi baru masyarakat.

“DDTekno mendukung program budidaya ternak maggot yang dijalankan oleh LAZ DASI NTB, selain sebagai bentuk mengurangi limbah sampah, budidaya maggot ini juga sebagi bentuk kepedulian sosial , lingkungan dan pemberdayaan ekonomi umat, yang diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat di Lombok," ujar Iskandar Syamsi CEO DDTekno.

Selain bantuan berupa penyaluran dana infak sebesar Rp 328.800.000,- DDTekno juga mendukung dalam segi teknologi, yaitu aplikasi ZEWES (Zero Waste), merupakan aplikasi pengelolaan sampah yang terintegrasi.

Aplikasi ini melibatkan masyarakat sebagai pengumpulan dan pembibitan sampah organik dan non-organik, yang nantinya sampah tersebut akan di jemput oleh manajemen pengelola sampah untuk di jadikan media budidaya manggot.

Kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung, masyarakat mendapatkan pendapatan tambahan dari kegiatan pengumpulan sampah, dan penjualan produk2 digital seperti isi pulsa, bayar listrik, BNI pandai dan top up e-money dll.Untuk kolabarAksi bangkit bersama dalam ecosytem aplikasi masjed.id.

Dalam acara penyaluran tersebut, ditempat yang berbeda DDTekno melakukan kerjasama bersama Universitas Bakrie juga dalam memperkenalkan dan mensosialisasikan cara penggunaan Aplikasi ZEWES.

Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welasasih) dan wirausaha sosial.

Selama 28 tahun, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar