Pandemi Covid 19 Jadi Tantangan Terbesar Guru di 2021

Sekjen PB PGRI Haji Ali A Rahim.jpg

KBRN, Mataram : Hari Guru tahun 2021 diperingati setiap tanggal 25 november hendaknya menjadi momentum bagi para guru untuk meningkatkan kinerjanya sebagai pendidik bangsa Indonesia. Pandemi covid 19 yang berlangsung selama hampir 2 tahun menjadi tantangan terbesar guru di Indonesia termasuk di Nusa Tenggara Barat dalam menjalankan tugas mengajarnya.

"kondisi ini secara nasional akibat wabah covid sehingga rutinitas belajar mengajar sebagai guru itu tidak bisa terlaksana dengan baik, jadi tidak sepenuhnya anak anak mendapat pendidikan, ini menjadi kerinduan para guru untuk bisa mengajar," ungkap Sekjen Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia Haji Ali A Rahim, yang dihubungi RRI via telpon selulernya, rabu (24/11/2021).

"jadi sangat terkendala guru kita, sehingga walau demikian guru guru kita tidak patah semangat karena ada guru kita yang juga menyempatkan diri kunjungan kerumah siswa," tambahnya.

Menurut Ali Rahim, momentum hari guru tahun ini juga menjadi kesempatan untuk evaluasi kesejahteraan dan kualifikasi guru. Menurutnya, sebagian besar persoalan itu muncul pada guru non PNS yang sampai saat ini kesejahteraan mereka masih jauh dari harapan.

Melihat fakta itu, PB PGRI sudah berupaya maksimal secara nasional agar para guru non PNS mendapat pengakuan dengan SK kepala daerah.

"saya fikir kalau guru negeri itu stabil ya karena mereka sudah mendapat sertifikasi dan lain sebagainya, yang jadi persoalan utama kita guru non PNS ini, masih tersetandar guru SMA, SMK itu hanya 40 ribu perjam, jadi kalau ngajar 20 jam ya hanya 800 ribu sebulan," ungkap Ali Rahim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar