Angka Kekerasan Anak dan Perempuan Masih Tinggi

Lombok Tengah-  Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini  masih tinggi. Berdasarkan data, tercatat hingga  Juni 2021, angka kekerasan mencapai  28 kasus dengan rincian kekerasan terhadap perempuan dewasa sebanyak 15 kasus dan kekerasan terhadap anak sebanyak 13 kasus.

 "Didominasi oleh kekerasan seksual kemudian Kekerasan Dalam Rumah Tangga KDRT dan terakhir  kekerasan fisik. Ini sekarang semuanya sudah dilindungi undang-undang," ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Lombok Tengah  Lalu Muliardi Yunus.(26/8/2021)

"28 kasus tersebut adalah kasus yang telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Angka  ini bisa bertambah karena kemungkinan ada juga kasus yang tidak dilaporkan ke aparat kepolisian dan juga ke DP3AP2KB Loteng," ungkapnya. 

 Sementara itu berdasarkan data  tahun 2020 lalu, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak ini mencapai 81 kasus. Di mana kekerasan terhadap perempuan dewasa sebanyak 43 kasus dan kekerasan terhadap anak sebanyak 38 kasus. 

"Kasus ini juga didominasi oleh kekerasan fisik, kekerasan seksual," ungkapnya. 

 Tak lain Penyebab kekerasan ini adalah masalah ekonomi dan juga dampak dari media sosial sehingga untuk meminimalisir dampak dan tingginya angka kekerasan, ia mengatakan lihaknya tetap melakukan pembinaan kepada masyarakat korban kekerasan tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar