Kerajinan Kertas Bekas Kian Digemari

KBRN, Mataram : Kerajinan dari kertas bekas, seperti koran  menjadi andalan Theo Setiaji, perajin furnitur dan hiasan dinding di Ampenan, Mataram, saat ini. Kejeliannya memilih bahan baku membuat perajin ini dikunjungi sejumlah anak muda setiap akhir pekan.

Setiap akhir pekan, rumah Theo Setiaji hampir tak pernah sepi dari kunjungan anak muda. Mulai dari remaja putri hingga perempuan dewasa. Adalah Komunitas Matur Tampi Asih dari Lombok Tengah dan Komunitas Portir Indonesia Iternasional  yang mengujungi The Griya Lombok atau rumah sekaligus tempat kerja Theo

Kepada rri.co.id Theo Setiaji mengatakan, Komunitas Tampi Asih Lombok Tengah dan Komunitas Portir Indonesia Internasional memesan puluhan paket kutipan di atas plakat khas Griya Lombok. Pesanan ini meninggalkan beberapa paket dan mesti selesai tepat waktu.

Theo memang disipilin. Kedisiplinannya teruji dalam beberapa tahun terakhir ini. rri.co.id yang sebelumnya sempat meliput kegiatan Theo empat tahun lalu pun sudah merasakan kedisiplinan tersebut. Disiplin yang diikuti dengan konsistensi mengkampanyekan kelestarian lingkungan melalui peduli sampah. 

Theo menyatakan, terus membuka inspirasi bagi anak muda. Kehadiran generasi muda di Griya Lombok diharapkan diikuti dengan kemauan belajar tentang pembuatan kerajinan menggunakan kertas bekas.

Melalui kertas bekas,  Theo mengembangkan kerajinan kursi, dingkli,  benda seni, furnitur dan bahan bangunan. Tujuan dari aneka kursi itu, agar  sampah kertas tidak perlu dibuang dan tidak perlu dibakar karena akan menyebabkan polusi. Tetapi Melalui segala macam produk dari sampah kertas bekas, kita sudah bicara lingkungan. 

Di Griya Lombok, sampah kertas disulap jadi barang berkelas, seperti meja yang meyerupai sebuah pohon tua yang sudah ditebang. "Meja yang menyerupai sebuah pohon tua ini sebagai seruan tidak perlu pohon besar untuk membuat meja menyerupai pohon, karena pasar milenial tidak lagi membutuhkan itu", katanya, Minggu (4/7/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar