DAU Berkurang TPP Batal Di Tambah

Ilustrasi DAU.jpg

KBRN, Dompu : Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun 2023, terancam tidak akan mengalami perubahan dari tahun 2022. Pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU), tahun 2023, menjadi penyebab tidak ada penambahan penghasilan pegawai, pengganti Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) ini.

"Itu terjadi jika DAU kita tidak mengalami perubahan di tahun 2023," kata Muhammat ST, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Dompu, Kamis (11/8/2022).

Sebab, ditahun 2022 ini, Kabupaten Dompu, mengalami pemangkasan dari Kementrian Keuangan. Surat itu, berkaitan dengan pembayaran gaji PPPK, yang semula menjadi tanggung jawab pusat, dibebankan ke APBD Kabupaten Dompu. Ironisnya, surat pemberitahuan gaji PPPK itu, dilayangkan pasca pembahasan APBD.

Tahun 2023 ini, selain menambah TPP, Pemkab Dompu, juga akan melakukan pembangunan bersekala besar. Pembangunan lanjuta klaster dua di jalan Bayangkara, relokasi SDN 02 Dompu yang akan di jadikan taman terbuka hijau dan pengkosongan Kantor Dinas Pertanian yang juga akan dijadikan ruang terbuka hijau.

"Jika DAU tahun 2023 sama dengan DAU 2022, maka akan mengalami devisit hingga Rp.100 milyar lebih," tambahnya.

Tahun 2023 mendatang, Pemkab Dompu juga akan kembali melakukan perekrutan tenaga PPPK untuk formasi Kesehatan dan tenaga umum. Artinya, tahun 2023, peluang devisit anggaran, akan semakin terbuka lebar. Dalam pertemuan dengan Kepala BPKAD se Indonesia yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, semua daerah menyepakati akan menyuarakan kondisi ini ke Pusat. 

Sementara itu, besaran DAU tahun 2020, Kabupaten Dompu mendapat DAU Rp.554 milyar. Di tahun 2021, akibat refocusing untuk penanganan Covid-19, sebesqr Rp 17 milyar sehingga mencapai Rp 537 milyar. Tahun 2022, ternyata DAU kabupaten Dompu, tidak dipulihkan dan tetap sebesar tahun 2022. Akibatnya, jika terus dipaksakan, konsekuensi  anggarqn operasional OPD, akan dipangkas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar