Pemanfaatan Lahan Pekarangan, Pangan Tercukupi Lingkunganpun Asri

Made Slamet.jpeg

KBRN, Mataram : Pemanfaatan lahan pekarangan untuk bertanam memiliki manfaat yang sangat besar tidak hanya dari segi ekonomi, keasrian lingkungan dan juga ketahanan pangan. Tanaman produktif tidak hanya akan memenuhi kebutuhan pangan tetapi juga bernilai ekonomis.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat Made Slamet Rabu (26/1/2022) di Mataram mengatakan, tanaman-tanaman produktif seperti cabai, tomat, bawang dan lainnya dapat mudah tumbuh meski menggunakan polybag.

“Penguatan kepada masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan harus terus digencarkan sehingga program yang ada benar-benar berjalan dengan optimal,” katanya.

Kader-kader posyadu, kader PKK jelasnya, bisa menjadi garga terdepan dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan. Para kader ini sebelumnya harus dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan memadai berkenaan dengan tanaman.

“Disetiap desa, setiap kelurahan ada kadernya dan kader ini bukan hanya menyampaikan tentang kesehatan, keluarga berencana tapi juga menyampaikan akan pentingnya bertanam di lahan pekarangan,” ujarnya.

Ia mengakui, masyarakat secara berkesinambungan diberikan pemahaman. Artinya bantuan bibit dan tata cara penanaman harus terus di pantau dan dikawal sehingga masyarakat benar-benar mandiri.

Cabai kata wakil rakyat dapil kota Matara mini salah satu komoditas yang selalu menyumbang inflasi. Oleh sebab itu, menanam cabai di lahan pekarangan salah satu cara dalam menjaga ketersediaannya terlebih harga cabai tidak menentu.

“Cabai itu penyumbang inflasi. Padahal tanaman ini sangat simple dan mudah untuk dikembangkan di lahan pekarangan. Tanaman yang lainnya juga bisa tumbuh dengan baik, untuk itu mari kita manfaatkan lahan pekarangan sebab sangat banyak manfaat yang kita bisa rasakan,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar