IWAPI NTB Libatkan Marin Jual Produk UKM di MotoGP Mandalika

KBRN, Mataram : Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nusa Tenggara Barat (NTB) melibatkan Mandalika Rinjani (Marin) Usaha Kreatif untuk melayani kebutuhan souvenir hingga kuliner dari penonton MotoGP mandalika, maret mendatang.

Mandalika Rinjani Usaha Kreatif merupakan lembaga binaan IWAPI yang khusus membina, produksi dan memasarkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pada MotoGP mendatang, organisasi akan terlibat langsung menjual berbagai produk UMKM.

Ketua DPD IWAPI NTB, Baiq Diyah Ratu Ganefi di mataram, rabu (26/1/2022) mengatakan, Marin dilaunching pada 6 desember 2021 dan sudah mulai bergerak membina dan meyiapkan produk unggulan yang akan dijajakan di gelaran MotoGP nantinya.

"kita sangat bangga kita bisa jadi tuan rumah MotoGP, produk-produk UKM sudah kami kurasi yang bisa dijual di MotoGP, ada marcendise dan kuliner, serta beberapa produk souvenir lainnya," kata Ganefi.

Seluruh produk yang akan dijual nantinya sudah berstandar dan higienitasnya terjaga dengan baik. Produk-produk tersebut juga sudah melalu kurasi yang melibatkan pemerintah daerah melalui dinas instansi terkait, dan lembaga khusus yang ditugaskan menjamin standarisasi produk UKM.

Menurut Ganefi, produk Marin juga cukup berpariasi dan bernuansa MotoGP. Seperti halnya souvenir dari mutiara yang sudah didisain khusus sejak lama untuk gelaran balap motor dunia di mandalika.

"kuliner yang kami tampilkan adalah kuliner yang standar, insyaAllah kami sudah siap menyambut motoGP. produk produk yang ditampilkan higienis, kemasan bagus dan punya kualitas, tentu pemda bersama kita bawa UMKM ini bisa jualan berkualitas," ungkapnya.

"saya pastikan produk ini benar benar berkualitas dan banyak diminati, kami sudah disain mutiara dan kaos kaitannya dengan MotoGP, kain yang dijual benar benar produk lokal," tambah Ganefi.

Sementara itu, koordinator Iwapi Marin Usaha Kreatif, Dian menyebutkan, total anggota Marin ditingkat provinsi saat ini mencapai lebih dari 100 anggota. Jumlah tersebut tidak termasuk anggota yang tergabung di 10 kabupaten/kota.

Pihaknya juga sudah menjalin kerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Timur untuk melatih anggota marin keterampilan khusus dibidang Barista, bakery dan keterampilan lainnya. Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas anggota agar bisa menghasilkan produk berkualitas.

"marin ini dibawah binaan IWAPI NTB, ini ada di 10 kabupaten/kota dan banyak keuntungan gabung disini, bersama DPC seluruh NTB ini bagaimana kami memajukan kuliner, yang kedua ada bergerak di fashion, souvenir, marchendise, itu ada di marin," kata Dian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar