Peduli Sesama, Polres Lotara bersama TNI dan MBI Rehab Rumah Amaq Suparlan

Rehab Rumah.jpg
Kapolres Lotara Peletakan Batu Pertama.jpg

KBRN, Lombok Utara : Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama dengan Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) dan dibantu pihak TNI bersinergi memperbaiki rumah Amaq  (bapak) Suparlan, salah seorang warga yang kondisinya memprihatinkan di Desa Pemenang Timur, Pemenang, Lombok Utara. 

Peletakan batu pertama perbaikan rumah Amaq Suparlan tersebut dilakukan oleh Kepala Polres Lombok Utara, AKBP Ferry Jaya Satriansyah, didampingi Ketua MBI, Romo Metawadi, dan perwakilan TNI (Bhabinsa Pemenang Timur) Sahidi. 

"Perbaikan rumah salah seorang warga miskin yang kita lakukan hari ini dalam rangka bakti sosial bedah rumah Polres Lombok Utara. Ini juga bagian dari program Kampung Sehat," kata Kapolres Lombok Utara, AKBP Ferry Jaya Satriansyah, Jumat (10/7/2020).

Ferry juga menyampaikan apresiasi kepada personel TNI dan Romo Metawadi atas sumbangsihnya sehingga kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan rumah layak huni bagi Amaq Suparlan bisa diwujudkan.

Menurutnya, kondisi Amaq Suparlan yang tinggal bersama Inaq Sainah (istrinya) sangat memprihatinkan. Sebab, isterinya yang sedang sakit (stroke) harus tidur di tempat yang sangat tidak layak.

"Semoga apa yang dilakukan oleh anggota TNI-Polri bekerja sama dengan MBI menjadi ladang ibadah bagi kita semua. Mari bersama sama kita membantu pembangunan rumah layak huni ini untuk Amaq Suparlan, dan Inaq Sainah," sebut Ferry.

Sementara itu, Ketua MBI Romo Metawadi mengatakan, bangunan yang akan dibangun oleh anggota Polres Lombok Utara di lahan milik pemerintah daerah adalah bangunan yang disesuaikan dengan kemampuan yang ada saat ini.

"Adapun terkait bantuan ini akan disesuaikan dengan kondisi Inaq Sainah yang sedang sakit agar memudahkan ke kamar mandi," ucap Metawadi.

Amaq Suparlan selaku penerima bantuan mengucapkan rasa syukur atas bantuan pembangunan rumah layak huni yang diberikan oleh jajaran Polres Lombok Utara.

Selama ini, pria yang sehari-hari bekerja serabutan itu sudah tinggal di tanah milik pemerintah daerah, di sebelah kantor Balai Konservasi Kawasan Perairan Nasional selama 13 tahun.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Kapolres Lombok Utara dan MBI yang telah menginisiasi kegiatan pembangunan rumah layak huni," tutur Amaq Suparlan. (Reza)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00