Hemodialisis Kado Untuk Masyarakat Dompu

Pengguntingan Pita Lounching Unit Hemodialisis.jpg

KBRN, Dompu : Unit Hemodialisis atau Cuci Darah, yang kini di miliki RSUD Dompu, Nusa Tenggara Barat, merupakan kado terbaik dari Pemkab Dompu, untuk masyarakatnya. Hal itu di tegaskan Bupati Dompu, H Abduk Kader Jaelani, saat lounching fasilitas baru Hemodialisis. 

"Ini bentuk kepedulian kami, agar para penderita gagal ginjal, tidak lagi menghabiskan uangnya ke luar daerah," katanya, Kamis (18/8/2022).

Tidak pada biaya perawatan yang hanya membutuhkan waktu beberapa jam, membengkaknya biaya itu, kata Bupati, pada biaya transportasi dan operasional selama menunggu. Sebab, pasien dengan gagal ginjal ini, tidak cukup sekali melakukan cuci darah, namun bisa dilakukan seumur hidup.

Untuk tarif yang di kenakan, kata Bupati, saat ini sedang dilakukan pengkajian. Nantinya, Perbup tentang jasa pelayanan kesehatan di layanan kesehatan, termasuk di RSUD akan di revisi.

"Karena milik pemerintah, maka tarifnya terjangkau. Dan yang penting, bisa di tanggung BPJS," tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dompu, dr. H Diaz Indarko memperkirakan, tarif yang di berlakukan untuk fasilitas ini, tidak jauh berbeda dengan tarif yang diberlakukan di RSUP. Untuk tarif yang diberlakukan di RSUP dan Rumah Sakit Swasta lainnya, berkisar Rp.1,5 juta rupiah per sekali cuci darah.

"Kita sih berharap nanti tarif yang ditetapkan untuk layanan ini di RSUD Dompu, dibawah tarif RSUP. Sebab, selain bisnis, tujuan fasilitas yang ada di Rumah Sakit milik Pemerintah, sisi sosial dan pelayanan yang di utamakan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar