Cuaca Buruk Nelayan Pantai Kuranji Enggan Melaut

KBRN, Lombok Barat : Cuaca buruk berupa gelombang tinggi yang terjadi sejak satu minggu terakhir, membuat para nelayan di pantai Kuranji Lombok Barat tidak berani melaut. Para nelayan khawatir jika memaksakan kehendak untuk melaut akan mengalami musibah dihantam gelombang laut.

Kondisi iklim dengan cuaca buruk yang tidak menentu seperti gelombang tinggi dan terkadang disertai angin kencang serta hujan yang terjadi sejak  lebih dari satu minggu terakhir, membuat para nelayan di sejumlah wilayah di Lombok Barat tidak berani melaut.  

Seperti yang terlihat di wilayah pesisir pantai Dusun Kuranji Bangsal,  Desa Kuranji Dalang, Labuapi Lombok Barat, di sepanjang pesisir pantai terlihat di penuhi sampan nelayan yang bersandar.

Menurut penuturan salah seorang nelayan Samad sudah  satu minggu lebih  ia dan nelayan lainnya tidak berani melaut akibat gelombang tinggi yang biasa terjadi pada malam hari dan pagi dini hari sehingga terpaksa menyandarkan perahunya di pesisir pantai.

“Ngeri pak, untuk sementara ini, belum   berani kita melaut,” kata Samad saat ditemui RRI Senin (23/05).

Samad menjelaskan,  ia  akan berani melaut lagi, jika kondisi cuaca sudah  normal. Untuk sementara ini ia  dan sesama nelayan lainnya   hanya memanfaatkan waktunya untuk memperbaiki peralatan tangkap ikan mereka.  Sebagian juga ada yang  bekerja serabutan jadi tukang batu dan kuli bangunan demi mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari.

“Pendapatan kita menurun. Sebab sekali kita melaut bisa dapat Rp.100 ribu bahkan lebih. Tapi sekarang pendapatan berkurang, tapi kita syukuri saja,” jelas Ali yang juga nelayan setempat.

Para nelayan  berharap kondisi cuaca buruk dan tinggi gelombang yang tidak menentu terjadi saat ini segera berakhir, sehingga mereka bisa kembali melaut untuk mencari nafkah demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari- hari.  (RM/Editor Joe).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar