PT STM Dituding Sebabkan Krisis Air Bersih Lingkar Tambang

Aksi masa Gemma di Gerbang PT STM.jpg

KBRN, Dompu : Puluhan warga yang tergabung salam Gerakan Masyarakat Hu'u Bersatu (Gema), mendatangi PT Sumbawa Timur Mining (di Kecamatan Hu' U Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Kedatangan nasa aksi Gema ini, menuntut tanggung jawab PT STM yang dianggap penyebab berkurangnya mata air di wilayah lingkar tambang.

Putra Aris Munandar, koordinator aksi mengatakan, akbar pertambagngan yang dilakukan, berdampak pada penurunan debit air. Akibatnya, warga lingkar tambang, kemurangan air bersih.

"Ini baru terjadi, Kecamatan Hu'u kekurangan air bersih. Tepatnya sejak PT Vale dan PT STM melakukan kegiatan pertambangan disini," katanya, Sabtu, (21/5/2022).

Todak hanya air bersih, irigasi tennis untuk pertanian juga mengalami penurunan. Akibatnya, produksi pertanian, terutama padi, meburun dratis. STM, juga dituding tertutup dalam penyampaian infornasi terkait dengan kegiatan yang sedang dilakukan. 

Putra juga menduga kegiatan pertambangan yang dilakukan PT STM, juga tidak ramah lingkungan. Beberapa habitat dan vegetasi di hutan yang dijadikan penyanggah mata air, menjadi rusak.

"Perusahaan ini, kami rasa tidak mendatangkan manfaat bagi kami," tambahnya.

Sebab, lanjut Putra, perusahaan yang beroperasi sejak tahun 2009 itu, hingga kini belum melakukan perekrutan bagi warga. Sehatusnya, tenaga kerja yang diutamakan adalah putra daerah, bukan mengedepankan tenaga luar daerah. Apalagi, hingga kini PT STM juga belum menunjukkan kejelasan kapan mulai melakukan ekploitasi.

Sementara itu, hingga berita ini di turunkan, tak satupun petinggi PT STM, yang bisa memberikan keterangan. Comunications Manager PT STM, Agus Hermawan dikonfirmasi terkait tudingan masa aksi, belum juga menjawab.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar