Buka Diklat Sertifikasi Pemandu Geowisata, Pesan Gubernur NTB Utamakan Implementasi Lapangan

KBRN, Mataram : Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., yang diwakili Kadis ESDM Provinsi Ir. Zainal Abidin, M. Si., menegaskan, pemandu wisata harus mampu mendorong dan mengutamakan implementasi ilmu yang diperoleh untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di geosite dan tempat masing-masing.

"Ikuti diklat dengan baik dan yang paling penting dan utama adalah mampu mengimplementasikan ilmunya dilapangan," kata Kadis ESDM menyampaikan pesan Gubernur NTB pada kegiatan Diklat  dan Sertifikasi Pemandu Geowisata se-Pulau Sumbawa, yang digagas PPSDM Geominerba Kementrian ESDM RI, bekerjasama dengan Geopark Tambora di kota Bima.

Sehingga pemandu geowisata (Wisata Bumi) harus mampu mengenal lebih baik potensi geosite di wilayah Tambora atau daerah lain dan mempromosikan secara luas. Baik situs sejarah, alam maupun destinasi lainnya.

Oleh sebab itu, disamping pemahaman dan pengetahuan secara teori maupun prosedure, pemandu dapat memanfaatkan teknologi informasi dan digitalisasi melalui media sosial maupun website.

"Maka Manfaatkan diklat ini dengan baik, karena baru pertama kali di Pulau Sumbawa,"tutupnya.

Ditambahkan Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST, MT, bahwa pemandu wisata dalam mengukuti diklat ini harus aktif, bila tidak memahami materi yang disampaikan.

"Karena pemateri yang akan menyampaikan diklat merupakan para pakar yang paham dengan geologi maupun geowisata,"terangnya.

Ia juga berharap agar Pemerintah pusat maupun provinsi NTB dapat menghadirkan diklat TOT dan diklat lainnya di Pulau Sumbawa.

Senada, Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan H. M. Noer, M. Pd, maupun Walikota Bima yang diwakili asisten III Adisan Sahidu, menyampaikan agar peserta diklat yang berjumlah 30 orang dari perwakilan Kabupaten/Kota di pulau Sumbawa mengikuti dengan baik kesempatan langka tersebut.

"Kedepan, diklat dan pelatihan yang berkaitan dengan wisata dan alam harus lebih sering diselenggarakan di Sumbawa, Dompu dan Bima,"pinta Wabup.

Sehingga SDM di Pulau Sumbawa akan banyak yang memiliki kompetensi pemandu geosite maupun geowisata dalam pemahaman tentang taman bumi ini.

Sementara Koordinator Penyelenggara dan Sarpras PPSDM Geomireba Kementerian ESDM RI, Ade Hidayat mengapresiasi atas dukungan Pemprov. NTB dan Kabupaten Kota se Pulau Sumbawa atas terselenggaranya diklat ini. 

"Antusias peserta atas kegiatan ini cukup banyak.  Apalagi pemandu yang miliki sertifikat belum banyak di Pulau Sumbawa. Makanya sangat tepat kami adakan kegiatan disini,"jelasnya. 

Ia juga mengaku bahwa bahwa selain antusias pesertanya, diklat kali ini juga menghadirkan dan disuport oleh Kabupaten/Kota se pulau Sumbawa. Terbukti banyak pejabat hadir pada pembukaan kegiatan ini.

"Puluhan kali kami mengadakan Diklat di berbagai Daerah SE Indonesia. Baru kali ini, kami melihat Diklat dan Ujikom yang dihadiri Jajaran Pejabat sebanyak ini. Ini menunjukkan semangat Pemrintah daerah yang luar biasa dalam mensupport Geopark Tambora,"katanya.

Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari ini, mulai dari Senin tanggal 15 hingga Sabtu Mei 2022. Penyerapan materi 3 hari, kunjungan lapangan 1 hari dan uji kompetensi 1 hari.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bima, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bima, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu, Kepala Dinas Dikbud Kota Bima, Kepala Dinas Nakertrans Kab Dompu, Kepala Bid Pelatihan PPSDM Geominerba Kementrian ESDM RI dan  GM dan Jajaran Dewan Pelaksana Geopark Tambora. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar