Rayakan HUT Samba Ke-22, Puluhan Penyelam Lakukan Clean-Up Underwater

KBRN, Lombok Utara : Memperingati hari ulang tahun (HUT) Desa Sambik Bangkol (Samba) ke-22 tahun, puluhan penyelam dari empat kabupaten/kota (Lombok Barat, Mataram,Lombok Tengah, dan Lombok Utara) ikut berpartisipasi. Mereka melakukan aksi bersih-bersih di bawah laut (clean-up underwater) di titik penyelaman pantai Luk, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, pada Senin (16/5/2022). 

Hal ini mereka lakukan sekaligus memperkenalkan titik penyelaman pantai Luk sebagai destinasi wisata bawah laut yang menjanjikan. Selama ini destinasi penyelaman populer di Kabupaten Lombok Utara (KLU) hanya dominan di bagian barat dengan tiga gili (Meno, Air, dan Trawangan) dan Malaka, sementara di daerah timur belum banyak dieksplorasi. 

"Kita ingin memperkenalkan pada orang-orang, di desa kita (Sambik Bangkol) juga memiliki potensi wisata bawah air, bukan hanya di daerah barat KLU saja," ujar Kepala Desa Sambik Bangkol Sajudin, saat melepas para penyelam tersebut. 

Ia menuturkan, selama ini pihak Desa Sambik Bangkol belum menyentuh aktivitas wisata bawah laut kendati memiliki potensi. Setelah berdiskusi dengan beberapa ahli, Sajudin akhirnya memutuskan untuk mencoba memperkenalkan wisata bahari di desanya. 

"Dari dulu belum pernah, setelah kita diskusi dengan teman-teman di bidang itu kami putuskan untuk mulai mencoba, karena ini bisa berpotensi mendatangkan Pendapatan Asli Desa (PADes)," terangnya. 

Menurut Sajudin, acara penyelaman sekaligus bersih-bersih bawah laut ini merupakan rangkaian dari HUT ke-22 Desa Sambik Bangkol yang puncaknya nanti akan dirayakan pada 22 Juni 2022 medatang. Selain di bawah laut, Sajudin bersama ratusan warga Sambik Bangkol juga melakukan bersih-bersih di area bibir pantai Luk. 

"Selain ini, banyak acara yang juga kami lakukan untuk peringatan HUT ke-22 ini, dan puncaknya pada 22 Juni nanti di kantor desa," tambahhya. 

Setelah 70 menit mengitari kawasan penyelaman dengan luasan sekitar 300 meter di bawah permukaan air, beberapa fauna unik seperti kelinci laut dan beberapa ikan lainnya ditemukan di titik penyelaman ini. Visibilitas dalam air mencapai 15 meter lebih yang mengartikan tingkat kejernihan air cukup jernih. 

"Kami menemukan ada Kelinci Laut di sini dan banyak juga ikan-ikan karang seperti Nemo, airnya juga jernih," ujar Koordinator Penyelam, Suhaemi. 

Selain itu, Suhaemi mengungkapkan timnya juga menemukan ada dua mata air tawar di bawah laut dengan kedalaman 7 hingga 15 meter. Sampah yang ditemukan pun hanya sedikit, titik ini masih dinilai bersih tanpa sampah plastik. 

"Setelah berputar-putar seluas 300 meter, kita tidak menemukan sampah plastik di sini, justru kami menemukan dua titik mata air tawar di bawah laut," jelas Penyelam asal Lombok Barat tersebut. 

Mereka berharap, ke depan titik penyelaman ini dapat menjadi destinasi populer bagi para penyelam. Pasalnya, menurut mereka titik ini merupakan spot yang indah untuk penyelaman, dengan aneka terumbu karang yang masih terawat, keunikan fauna dan kejernihan air serta kebersihannya masih terjaga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar