Masih Terbelit Permasalahan Tanah Pecatu, ADD 3 Desa di Lotim Terpaksa Diblokir

KBRN, Lombok Timur: Pemerintah Lombok Timur terpaksa memblokir Alokasi Dana Desa (ADD) tiga desa yakni Desa Pejaring, Rensing dan Sukarara. Pemblokiran anggaran tersebut karena ketiga desa  tidak mengindahkan kebijakan Bupati untuk menyerahkan tanah pecatu kepada desa pemekarannya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lmbok Timur, Muhammad Hairi menjelaskan sebenarnya ada tujuh desa sebelumnya yang belum selesaikan pemberian tanah pecatunya ke desa mekar. Empat desa lainnya sudah sepakat memberikan. Namun tersisa tiga desa lainnya yang terpaksa harus diberikan sanksi tegas. 

" Desa yang  mekar  dari Desa Induk  memiliki hak terhadap tanah pecatu yang dapat dikelola karena sebelumnya masuk menjadi bagian dari desa induknya, " sebutnya. Jumat (28/1/2022) 

Muhammad Hairi menyebut pemblokiran gaji dan insentif untuk tiga desa tersebut berlaku Januari 2022. Blokir akan dibuka apabila pihak Desa bersangkutan mengurai permasalahan pembagian dan pemanfaatan tanah pecatu sesuai dengan kesepakatan bersama.  

" Sebenarnya permasalahan ketiga Desa tersebut juga  sudah difasilitasi pihaknya agar konflik  yang mereka hadapi dapat  diselesaikan namun belum mendapat titik temu. Kebijakan desa mekar diberikan pecatu agar mendapat hak yang sama terutama agar setiap Desa memiliki lapangan sesuai dengan visi misi Bupati satu desa satu lapangan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar