Omicron di NTB, Masyarakat Diimbau tidak Panik

Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi.jpeg

KBRN, Mataram : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengimbau warga untuk tidak bepergian ke luar daerah ataupun luar negeri sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.

Sekretaris Daerah NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi mengatakan, upaya ini untuk menjaga keluaraga dan kerabat supaya tidak tertular varian Omicron.  

Di satu sisi, meski saat ini sudah ada warga NTB terkonfirmasi positif varian Omicron, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.

“Sekarang intinya, sesuai arahan Presiden ada omicron dan sebagainya kita tidak boleh terlalu cemas berlebihan tetapi tetap waspada,” kata Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, Senin (24/1/2022).

Selain itu, Sekda menekankan agar penggunaan aplikasi peduli lindungi di setiap kantor dan pusat perbelanjaan kembali memaksimalkan. Pasalnya, masyarakat mulai terlihat abai terhadap penerapan protocol kesehatan.

“Sekarang caranya penggunaan masker tidak boleh kendor, termasuk tracing, testing diantara yang itu bagian ikhtiar kita menggukan sensor dan sebagainya termasuk penggunaan aplika itu (aplikasi peduli lindungi),” harapnya.

Sekda mengakui kasus positif Covid-19 di NTB masih terjadi, bahkan pada tanggal 22 Januari 2022 terjadi penambahan kasus sebanyak dua orang.  

Untuk itu, menjelang perhelatan MotoGP Mandalika pada 18-20 Maret 2022, pemprov melakukan antisipasi.

Semua Kabupaten/Kota diminta untuk meningkatkan tracing, testing, dan treatmen. Disamping Pemerintah menggencarkan vaksinasi anak dan bosster, Sekda juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protocol kesehatan yang ketat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar