Zero Waste Urai Sampah Jadi Barang Berharga

Wagub NTB Doktor Hj Sitti Rohmi Djalilah.jpg

KBRN, Mataram : Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Doktor Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan bahwa kesuksesan dari program zero waste tidak hanya tugas pemerintah provinsi semata. Tapi seluruh elemen masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat.

"Tapi sekala parameternya bisa kita lihat dimana kita sudah tidak lihat lagi dipinggir jalan nasional dan jalan provinsi ada sampah. Yang sebelumnya banyak dibeberapa titik dan tapi sekarang sudah tidak ada lag begitu juga dipantaii," katanya, Minggu (23/1/2022).

Ummi Rohmi menuturkan, sampah disungai masih menjadi pekerjaan rumah yang akan terus dikuatkan agar sungai bebas sampah. Untuk bank sampah jumlahnya hampir mencapai 500 unit. Namun kedepan seluruh desa atau kelurahan didaerah ini minimal memiliki satu bank sampah.

"Proses edukasi terus berjalan dan kita juga punya aplikasi lestari yang mana sekarang mempelajari tentang zero waste, NTB Hijau bisa lewat aplikasi itu," tuturnya.

Ia mengakui bahwa sampah ini langsung bersih dengan program zero waste. Tetapi pihaknya akan berbuat maksimal melalui program tersebut. Selain itu juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat NTB dimana ditengah kekurangan yang ada progres dari program ini berjalan terus. Termasuk hilirisasi pabrik yang akan dibangun pada tahun 2022 ini.

"Sebenarnya pabrik ini akan dibangun pada tahun 2021 tapi karena refocusing maka ditunda. Nanti ada pabrik batu bata plastik dan lainnya. Kalau ada hilirisasi artinya kemudian akan ada yang mengolah sampah menjadi sesuatu yang lebih berharga. Insyaallah program zero waste akan mengalami peningkatan yang signifikan pada saat hilirisasinya sudah ada," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar