Kapolda Atensi Khusus Dugaan Penyidik 86-kan Kasus

Kapolda NTB, Irjen Pol Joko Purwanto berjanji akan tindak tegas polisi

KBRN, Dompu : Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol Joko Purwanto, akan menindak anggotanya, yang terlibat bermain-main dengan kasus yang ditangani. Dugaan permintaan sejumlah uang yang dilakukan oleh Penyidik Polres Dompu, untuk pembebasan tersangka, laporannya sudah di mejanya.

Kapolda menegaskan, laporan dari masyarakat ini, sedang dalam proses penyelidikan yang di lakukan jajaran Propam Polda NTB.

"Kami tidak main-main soal ini. Siapapun yang bermain-main dengan kasus, apalagi hingga meminta uang untuk pembebasan tahanan, kami jamin tidak akan lepas dari jeratan hukum," katanya, saat berkunjung ke Dompu, Kamis (20/1/2022).

Dugaan apa yang dilakukan oknum anggota Sat Reakrim Polres Dompu itu, telah menodahi roh Polri yang melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. Kapolda juga memdengar adanya upaya anggotanya yang mencoba mencari-cari "mangsa" untuk di 86 kan.

"Jika memenuhi alat bukti, ya proses tapi jika tidak, bebaskan tanpa syarat," jelasnya.

Sebelumnya, ramai pemberitaan anggota Polres Dompu, dari Sat Reskrim meminta sejumlah uang kepada keluarga tersangka agar bisa dibebaskan. Terakhir, kasus pemanahan yang meresahkan masyarakat, dibebaskan dengan membayar sejumlah uang.

Mencuatnya kasus ini, membuat banyak orang buka-bukaan atas ulah Polisi "nakal" ini. Bahkan, satu keluarga tersangka kasus Investasi Bodong, membuat laporan ke Polda NTB, atas dugaan permintaan uang hingga puluhan sampai ratusan juta rupiah. Kondisi ini, membuat publik semakin tidak percaya atas kinerja korp Bayangkara ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar