PTM Penuh di Mataram Tidak Ingin Terburu-buru

Kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di MIN 1 Kota Mataram.jpeg
Kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di MIN 1 Kota Mataram.jpeg

KBRN, Mataram : Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh untuk siswa Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Mataram belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, capaian vaksinasi anak SD baru mencapai 13 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H. Lalu Fatwir Uzali mengatakan, syarat untuk melakukan PTM penuh yaitu vaksin anak minimal mencapai 50 persen. Selain itu, tidak ada kasus tambahan Covid-19 di Kota Mataram.

“Kita tunggu dulu PTM penuh ini apabila vaksin itu sudah mencapai 50 persen, terus di tambah lagi tidak ada kasus-kasus baru,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H. Lalu Fatwir Uzali, Kamis (20/1/2022).

Menurut Fatwir yang menjadi pertimbangan PTM penuh saat ini yaitu capain vaksin dan tidak ada tambahan kasus baru. Di satu sisi, Disdik Mataram ingin menggelar PTM penuh secara bersamaan baik untuk anak SD maupun SMP.

“Yang menjadi telaah kita apabila vaksin anak SD sudah mencapai 50 persen. Kalau anak SMP mungkin sudah ok ya, tapi kita tidak ingin anak SMP duluan SD belakangan. Kita ingin PTM penuh ini bersamaan supaya tidak ada kesenjangan,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya tidak ingin terburu-buru memutuskan kegiatan PTM penuh. Fatwir menegaskan, pihaknya tidak ingin PTM penuh menjadi klaster baru penyebaran virus korona di lingkungan sekolah.

“Kalau capaian vaksin sudah 50 persen insya allah kita bisa PTM penuh, tapi kita tidak ingin terburu-buru, tidak ingin tergesa-gesa. Kita ingin lebih selektif lagi dalam memutuskan kebijakan yang melibatkan publik itu,” tegas Fatwir.

Oleh sebab itu, saat ini pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kota Mataram fokus untuk menuntaskan target vaksin minimal di atas 50 persen.

Ia berharap, kegiatan PTM penuh segera bisa dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar