NTB Tidak Tinggal Diam Sikapi Varian Omicron

KBRN, Mataram : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak tinggal diam dalam merespon penyebaran varian baru covid 19 "Omicron" disejumlah negara. 

Wakil Gubernur NTB, Hj. Siti Rohmi Djalilah di mataram, sabtu (4/12/2021) mengatakan, sebaran covid 19 cukup sulit dikendalikan jika masuk di suatu negara. Meski belum dilaporkan masuk ke Indonesia, namun Provinsi NTB siap melakukan antisipasi maksimal agar bisa terhindar dari varian baru asal Afrika Selatan tersebut. 

"kita sudah koordinasikan tentang varian baru ini, ya dengan cara inilah kita berkegiatan selalu pakai masker, tidak lupa cuci tangan intinya terapkan prokes saat berkegiatan itu bagian penting dalam menghindari varian baru ini," ujarnya.

Menurut Rohmi, upaya yang dinilai paling jitu adalah dengan tetap mengingatkan masyarakat tentang pengetatan protokol kesehatan ditengah aktifitas yang sudah mulai normal dalam beberapa bulan terakhir ini.

"kita belum tau ni omicron ini seperti apa varian ini, tapi yang jelas kalau sudah vaksin, pakai masker lalu kita jaga jarak semua prokes kita laksanakan, paling tidak bisa menjadi penangkal," tandasnya.

Menurut Rohmi Djalilah, selain pengetatan prokes, masyarakat juga diingatkan agar segera mendapatkan suntikan vaksin agar bisa terhindar dari varian baru tersebut. Pemerintah daerah sudah berupaya maksimal dengan melakukan pengetatan pintu masuk baik melalui jalur darat laut dan udara. 

Wakil Gubernur tidak menginginkan, varian baru ini akan kembali memperburuk ekonomi daerah, ditengah geliat ekonomi dalam beberapa bulan terakhir akibat event bersekala dunia yang digelar di NTB.

"masyarakat kita sudah capek tidak bisa melakukan mobilitas seperti varian delta masuk, nah sekarang ekonomi kita mulai pulih nih dengan adanya WSBK, tahun depan kita ada Moto GP, ya kita harus terus berupaya maksimal ditengah pandemi ekonomi tetap bisa pulih," kata Ummi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar