Jenazah Lansia Ditemukan di Kali Tumagar Bintuni
- 11 Mei 2026 17:33 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Bintuni – Warga Kampung Wesiri, Distrik Bintuni Barat, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang petani lanjut usia di tepian Kali Tumagar, KM 4, Minggu (10/5/2026). Penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti Polres Teluk Bintuni dengan proses evakuasi dan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban.
Korban diketahui berinisial U alias Pade Man (78), seorang petani yang tinggal di KM 4 Kampung Wesiri. Penemuan jenazah tersebut dibenarkan Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hari Sutanto, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Bobby Rahman, S.Tr.K., S.IK.
AKP Bobby menjelaskan, jenazah sebenarnya pertama kali ditemukan pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIT oleh saksi bernama Melvin Iba bersama rekannya saat berburu di kawasan hutan sekitar Kali Tumagar. Namun, laporan resmi baru diterima pihak kepolisian dari keluarga korban pada Sabtu (9/5/2026) malam di Polsek Bintuni.
“Setelah menerima laporan, tim penyidik langsung melakukan pemeriksaan awal. Keesokan paginya, tim gabungan dipimpin Pawas AKP Akbar Kubiari dan Ipda Samuel Wamea bersama personel lintas fungsi menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan evakuasi,” ujar Bobby.
Dalam proses olah tempat kejadian perkara yang berlangsung hingga pukul 13.00 WIT, polisi menemukan sejumlah fakta di lapangan. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dengan sebagian tubuh terendam air. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos merah lengan pendek dan celana pendek hitam-putih.
Kondisi jenazah diketahui telah mengalami pembusukan total. Polisi juga tidak menemukan adanya kerusakan pada pakaian korban yang mengarah pada dugaan kekerasan benda tajam atau tarikan kuat.
Selain itu, petugas tidak menemukan pohon tumbang maupun alat seperti tali di sekitar lokasi kejadian. Temuan tersebut sekaligus mematahkan dugaan awal terkait kemungkinan korban meninggal akibat tertimpa pohon atau bunuh diri.
Hasil visum luar di RSUD Teluk Bintuni menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 15 hari sebelum ditemukan. Namun, kondisi tubuh yang sudah membusuk membuat tim medis belum dapat memastikan adanya tanda-tanda kekerasan.
“Untuk sementara kami belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus ini. Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti lain guna mengungkap penyebab pasti kematian korban,” tegas AKP Bobby Rahman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....