Jelang Natal, Penumpang Kapal Dari Perbatasan Meningkat

KBRN, Talaud : Jelang perayaan hari Natal lonjakan penumpang kapal antar pulau dari daerah perbatasan Talaud ke Manado maupun sebaliknya mulai terjadi lonjakan penumpang meningkat, bahkan lonjakan ini terjadi tehitung sejak masuk bulan Desember 2019. Meski pengoperasian pelayanan pesawat mulai kembali beroperasi di daerah perbatasan,namun jumlah penumpang kapal tetap meningkat.

Kapten kapal Barcelona 2, Edwin Samatara

mengungkapkan lonjakan penumpang tersebut terjadi sejak hari kamis 5/12/2019 dengan presentasi mencapai 40-50 persen dari biasanya.

"Karena hasil pengamatan kami nahkoda kapal lonjakan penumpang ini meningkat, dilatar belakangi aktivitas belanja masyarakat perbatasan untuk kebutuhan pokok jelang natal di ibukota provinsi sulawesi utara di kota manado penyebab volume jumlah penumpang karena dilihat dari barang dinaikkan ke kapal maupun barang bawaan para penumpang serta ekstra bed mulai di penuhi di setiap lorong kapal mulai terisi, tidak seperti biasanya", Ungkap Kapten Kapal Edwin Samatara saat bertugas (7/12/2019)

Menyikapi kepadatan penumpang didalam kapal saat berlayar, pihak kapal saat ini mulai melakukan pelayanan ekstra saat perjalanan kapal di laut, utamanya pelayanan kesehatan dan keamanan penumpang kapal.

"Karena kami sebagai nahkoda kapal paling utama melayani penumpang apalagi kalau ada masyarakat yang sakit untuk di rujuk ke RS lain antar pulau. Kemarin saja ada penumpang yang sementara melakukan perawatan lanjutan di rumah sakit namun ditengah perjalanan laut pasien dirawat tersebut meninggal dunia di dalam kapal. Kami pun langsung bergerak membantu keluarga dengan aksi melakukan ibadah berdoa bersama seluruh penumpang dengan keluarga penumpang meninggal tersebut, sambil didalamnya kami memberi bantuan santunan dana solidaritas antara penumpang dan ABK kepada keluarga yang meninggal, ternyata keluarga tersebut tergolong berekonomi lemah perlu di bantu", lanjutnya kepada RRI.

Pengoperasian kapal pun di pastikan akan melayani setiap hari, dengan pelayanan pelayaran sama seperti biasa terkecuali saat cuaca buruk maupun perbaikan teknis fisik dan khususnya pada mesin kapal, pelayaran di tunda. Demikian pula harga tiket kapal di pastikan tidak terjadi kenaikan, harga tetap sama mengikuti aturan pemerintah.

Diakui, pelayanan pelayaran berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) di konsentrasikan pihak kapal penumpang saat ini, agar masyarakat pengguna kapal jelang Natal dan tahun baru merasa nyaman dalam perjalanan untuk bertemu keluarga mereka maupun melakukan aktivitas pengiriman barang dari Manado ke perbatasan NKRI Kabupaten kepulauan Talaud.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00