Seminar Proposal Kerjasama/Kemitraan BPTP Balitbangtan Sulut

KBRN,Manado: BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara mengadakan Seminar Proposal sehubungan dengan adanya Kerjasama/Kemitraan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (DIPA Badan Litbang) Tahun 2022 dengan judul “Pengembangan Agribisnis Krisan Menuju Eksport dan Integrasi Jagung Sapi Mendukung Ketahanan Pangan Nasional di Sulawesi Utara”, Kamis (07/07/22).

Dalam membuka acara Kepala Balai Dr. Femmi Nor Fahmi, S.Pi., M.Si mengatakan lewat kegiatan yang dipercayakan Badan Litbang Pertanian diharapkan setiap Pegawai yang terlibat untuk menunjukkan kinerja yang baik dengan percapaian target yang sudah di tetapkan. Hal-hal yang akan dilakukan agar dilaksanakan sesuai tahapan agar tidak ada yang terlewatkan dan output yang dicapai akan memberikan kepuasan tentunya bagi kita sebagai pelaksana dan petani sebagai sasaran, semua dilakukan agar tercapainya program Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian. Oleh sebab itu Kepala Balai menegaskan agar lewat seminar ini diharapkan masukan yang baik untuk memantapkan kegiatan yang akan dilakukan.

Pemateri yang pertama yaitu Ir. Loise Matindas, MP untuk pengembangan agribisnis krisan menuju eksport dan pemateri kedua yaitu Anita Winokan, SP., M.Si untuk Integrasi jagung sapi mendukung ketahanan pangan nasional di Sulawesi Utara.

Krisan merupakan salah satu tanaman hias bernilai ekonomi tinggi dan produksinya menduduki urutan pertama dibandingkan tanaman hias lain. Demikian dengan integrasi jagung sapi didukung oleh beberapa faktor internal yaitu diantaranya pertanian jagung yang menghasilkan pakan limbah pertanian yang cukup besar, sapi mampu memanfaatkan limbah jagung sebagai pakan, tenaga kerja sapi dibutuhkan dalam sistem produksi jagung, peternakan sapi mensuplai kotoran sebagai bahan baku pupuk organik, disatu sisi jagung membutuhkan pupuk organik dalam pertumbuhannya.

Setelah pemaparan materi oleh masing-masing Penyaji dilanjutkan dengan Diskusi oleh Para Pembahas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar