Kontingen Sulut Raih Dua Gold Campion di Pesparawi Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Pada pelaksanaan Pesparawi Nasional yang ke XIII di Yogyakarta   Provinsi Sulawesi Utara berhasil membawa pulang peraih 2 Golden Champion sedangkan mendapat Juara Umum LPPD Provinsi Sumatera Utara.

LPPD Sulawesi Utara telah mengikuti lomba dengan 12 kategori dan membawa hasil yang sangat memuaskan mendapatkan golden champion dengan sembilan Gold dan tiga Silver

Sulut sendiri meraih Golden Champion (2) kategori Paduan Suara Campuran Dewasa (PSCD) dan , Paduan Suara Remaja/Pemuda ( PSR/P).

Seperti dikutip dari RRI.CO.ID Yogyakarta, perhelatan akbar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIII secara resmi ditutup oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas yang diwakili oleh Pelaksana Tugas Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI Pontus Sitorus malam ini, Minggu (26/6/2022).

Pesparawi kali ini Kontingen Provinsi Sumatera Utara berhasil merebut Juara Umum dengan perolehan 12 medali emas dan berhak membawa pulang Piala Bergilir Presiden.

Penetapan ini dilakukan melalui voting tertutup dan Papua Barat memperoleh suara terbanyak dengan 21 suara dari total keseluruhan 38 suara.

Dalam acara penutupan yang digelar di Jogjakarta Expo Center (JEC), Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY, sekaligus Ketua Umum Pesparawi Nasional XIII  KGPAA Paku Alam X, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap segenap elemen yang terlibat sehingga seluruh rangkaian perhelatan Pesparawi Nasional XIII dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.

Lebih lanjut Sultan mengatakan, Jika dipandang melalui kaca mata plurarisme, Pesparawi telah menjadi layaknya pesta lintas agama, sebuah bukti nyata betapa indahnya toleransi.

"Saya menyampaikan selamat kepada juara umum Pesparawi Nasional kali ini, kemenangan tersebut merupakan buah baik dari sawiji greget sengguh ora mingkuh sebagaimana yang sempat disinggung dalam acara pembukaan beberapa hari yang lalu," ujarnya. Sementara, Ketua Umum Pesparawi Nasional XIII KGPAA Paku Alam X pada kesempatan yang sama dalam sambutannya, menyampaikan rasa terimakasih atas penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIII di DIY.

“Atas nama seluruh panitia baik pusat maupun daerah dengan tulus kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama semua pihak dan juga permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika dalam penyelenggaraan Pesparawi Nasional XII ada beberapa hal yang kurang berkenan," terangnya. Sementara itu, Plt Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI Pontus Sitorus mengatakan, Pesparawi merupakan salah satu bentuk kegiatan kerohanian yang sekaligus memperhatikan, menghargai dan mendorong  pengembangan seni budaya yang bernafaskan keagamaan di Indonesia.

Lebih dari itu, Pontus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah DIY beserta seluruh jajaran dan masyarakat yang telah berupaya maksimal dengan suksesnya pelaksanaan Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta,

“Suksesnya pelaksanaan Pesparawi Nasional XIII menunjukkan masyarakat Yogyakarta adalah masyarakat yang rukun dan damai, menjunjung tinggi toleransi, tenggang rasa yang tinggi dan nilai-nilai luhur kearifan masyarakat,” ujar Pontus.

Pesparawi Nasional XIII mempertandingkan 12 kategori lomba, yaitu Solo Anak (7-9 tahun), Solo Anak (10-13 tahun), Paduan Suara Anak (7-13 tahun), Solo Remaja Putri, Solo Remaja Putra, Vocal Group Remaja, Paduan Suara Remaja, Paduan Suara Dewasa Wanita, Paduan Suara Dewasa Pria, Paduan Suara Dewasa Campuran, Musik Pop Gerejawi (MPG) dan Musik Gerejawi Nusantara (MGN). Penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIII yang masih dalam masa pandemi ini diselenggarakan dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi melalui sebuah aplikasi Pesparawi Nasional XIII yang tersedia dalam sistem operasi Android dan iOs. Selama penyelenggaraan, aplikasi yang berisi informasi tentang peserta, lokasi dan jadwal pertandingan serta fitur live streaming ini telah diunduh lebih dari 10.000 pengguna.

Sementara itu Musyawarah Nasional Pesparawi XIII yang digelar Sabtu (25/6/2022) telah menetapkan Provinsi Papua Barat sebagai tuan rumah pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV tahun 2025.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar