Waspada !!! Ombak 4-6 Meter Mengintai Wilayah Perairan Sulut

KBRN,  Manado : BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung memperkirakan angin kencang dan gelombang tinggi akan terjadi diwilayah perairan Laut Sulawesi Utara dalam sepekan ini (13-18 April 2021).

Koordinator Bidang Observasi dan  Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Ricky Aror S.Si M.Si mengatakan, kondisi cuaca terkini terdapat sirkulasi Sistem Tekanan Rendah 1008 hPa di Utara Papua.

Angin bergerak dari arah Barat Daya hingga Barat laut dengan kecepatan rata-rata 06 - 15 knot, awan-awan konfektif terbentuk di daerah pertemuan massa udara yaitu di Utara Sulawesi, Maluku Utara dan Utara Papua.

Kondisi ini diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya Gelombang Tinggi kategori sedang di Perairan Kepulauan Sangihe dan Talaud, serta Laut Maluku bagian Utara.

"Sistem Tekanan Rendah di utara Papua diprakirakan akan mengalami penurunan tekanan dan berpeluang menjadi Badai Tropis. Kecepatan angin cenderung meningkat secara bertahap hingga puncaknya pada 18 April 2021 dan Hujan dengan intensitas Ringan hingga Sedang untuk sepekan kedepan serta Tinggi Gelombang Laut akan mengalami peningkatan hingga puncaknya pada 18 April 2021", ungkap Aror.

Untuk Itu BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung menghimbau sekaligus memgeluarkan peringatan dini agar Waspada Hujan disertai Petir yang bisa terjadi beberapa hari kedepan, Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi bahkan dapat mencapai kategori sangat tinggi (4,0 - 6,0 m) di wilayah Perairan Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud, serta Laut Maluku bagian Utara serta Waspada terhadap ancaman Banjir Pesisir yang dapat terjadi pada saat bersamaan dengan fase pasang air laut.

Aror menyampaikan agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG @stamarbitung), website (http://www.bmkg.go.id atau maritim.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): *infobmkg*.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00