Internet Menjadi Kebutuhan Tambahan di Zaman Sekarang, Ini komentar Tenaga Pendidik

KBRN, Manado: Jika zaman dahulu penggunaa Internet secara khusus di kalangan pendidikan, masih didominasi oleh kalangan mahasiswa, biasanya mereka menggunakannya untuk mencari bahan atau referensi untuk membuat skripsi. Namun dalam lima tahun terakhir ini, anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, dan SLTA sudah sangat membutuhkan yang namanya internet.

Segala pekerjaan rumah yang diberikan gurunya harus diambil dari internet, karena tugas anak sekolah saat  ini harus melampirkan foto yang ada kaitannya dengan materi.

Salah satu ibu rumah tangga Vera Legi mengakui kebutuhan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan mendasar, bahkan harus mengeluarkan uang untuk membayar wifi dan kuota data sangat meberatkan.

“Kalau untuk kebutuhan pribadi itu sampai dua ratus bahkan dua ratus lebih, karena harus membuat video pembelajaran, itu khusus untuk pembelajaran karena itu saya lebih memilih memasang internet wifi,” ujar Vera.

Sementara itu, Dr. Meiske Liando salah satu dosen di Universitas Negeri Manado mengungkapkan kebutuhan internet di zaman sekarang sudah menjadi kebutuhan utama terlebih saat ini melaksanakan tugas mengajar menggunakan internet sudah menjadi andalan, terlebih proses pembelajaran belum ada tatap muka

“Ini kan sudah menjadi kebutuhan bukan gaya hidup lagi sebetulnya, termasuk dalam dunia pendidikan itu sering menjadi suatu kebutuhan utama sebetulnya karena pendidikan itu tidak jalan jika tidak menggunakan internet,” ungkap Meiske Liando.

Menurut Dr. Meiske Liando untuk membayar kebutuhan internet ia harus mengeluarkkan setiap bulan satu juta dua ratus ribu rupiah, sementara untuk kuota data perbulan harus mengeluarkan uang dua ratus hingga dua ratus lima puluh ribu rupiah perbulan.

Bagi dirinya untuk membayar kebutuhan internet sangat memberatkan, karena ini merupakan biaya tambahan yang tak teduga. Namun sudah menjadi kebutuhan atau kewajiban membeku data dan membayar wifi untuk  mengajar. (Harto Marentek)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00