Bernard Dinata Merilis Single Baru 'Blind'

Sejak memutuskan untuk mendalami ilmu bermusik di Berklee College of Music  di Boston, Amerika Serikat, tastebermusik seorang Bernard Dinata (lullaboy) pun ikut berkembang.

Penyanyi, penulis lagu, arranger, sekaligus produser musik berusia 25 tahun ini,  kian piawai memadukan berbagai genre musik dalam lagu yang ditulisnya. Berklee College of Music yang dikenal sebagai surga buat para musisi jazz, membuat lullaboy jatuh cinta kepada genre musik yang satu ini. Tapi tidak hanya jazz, dalam lagu-lagu yang ditulisnya, musisi berdarah Indonesia yang tumbuh di Singapura & Amerika ini banyak juga memadukan genre musik lain meskipun masih dikemas dalam balutan musikr’nb, rock, folk dengan nuansa akustik yang catchy.

Sudah menjadi hasrat lullaboy untuk bisa memadukan gaya bermusik Asia &Amerika dalam setiap lagu-lagu yang dirilisnya. Seperti single “blind” yang kental dengan nuansa musik blues. Lagu berdurasi  4.05 ini bercerita tentang kekerasan yang sering dialami kaum perempuan dalam sebuah toxic relationship.

Bernard Dinata / Lullaboy

“1 In 3 Women experience domestic violence. Help is available and you are not alone (www. thehotline.org)”  tulis lullaboy mengiringi perilisan single ini secara digital pada beberapa waktu yang lalu. Tema ini sengaja ditulis sebagai kepedulian dari pemilik channel youtube dengan jumlah subscribers lebih dari 36K ini terhadap lemahnya posisi perempuan ketika menghadapi pasangan yang sering melakukan kekerasan baik secara verbal maupun fisik.  “Ide sebuah lagu biasa muncul pasa saat sesuatu terjadi pada saya. Saat itulah saya merasa harus menulis lirik dan melody di saat yang bersamaan." Tutup Lullaboy

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00