Lantamal VIII serahkan Perkara Tindak Pidana Keimigrasian & Kepabeanan KM RIMBA II ke ImigrasiI dan Bea Cukai Bitung

KBRN, Bitung : Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal)VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) Donar Philip Rompas menyerahkan dugaan tindak pidana perkara keimigrasian dan kepabeanan yang dilakukan KM Rumbia II kepada Imigrasi dan Bea Cukai Bitung, di Gasebo Disyahal Lantamal VIII Jalan Samuel Languyu Aertembaga, Bitung. Senin(11/01).

KM Rumbi II merupakan kapal yang ditangkap KRI Kakap-811 beberapa waktu lalu dan diserahkan kepada penyidik Lantamal VIII.

Setelah dilakukan penyidikan diduga kuat kapal tersebut melakukantindak pidana pelayaran.

Dalam proses penyidikan ditemukan juga KM Rumbi II diduga melakukantindak pidana keimigrasian dan kepabeanan.

Karena TNI AL tidak mempunyai wewenang untuk kedua tindak pidanatersebut maka diserahkan berkas awal penyidikan serta barang bukti kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Imigrasi dan Bea Cukai Bitung.

Danlantamal VIII pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa tugas TNI Angkatan Laut sebagaimana diatur dalam Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 adalah menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayahlaut yurisdiksi nasional sesuai ketentuan hukum nasional dan hukuminternational yang telah diratifikasi.

Terkait dengan hal tersebut, Lantamal VIII tengah melakukan penyidikanterhadap KM Rumbia II yang diduga kuat telah melakukan tindak pidanapelayaran, keimigrasian dan kepabeanan.

Sehubungan dengan hal tersebut, terkait dengan tindak pidanapelayaran, TNI AL dalam hal ini Lantamal VIII mempunyai kewenanganpenyidikan, sedangkan untuk tindak pidana keimigrasian dan kepabeananmerupakan kewenangan PPNS Imigrasi dan PPNS Bea Cukai.

Oleh karena itu melalui koordinasi dengan instansi terkait, padakesempatan tersebut Lantamal VIII menyerahkan perkara ini kepada PPNSuntuk ditindaklanjuti.

Lebih lanjut Danlantamal VIII menyampaikan bahwa sebagai sesama aparatpenegak hukum khususnya di laut, hendaknya selalu dan tetap menjalinhubungan kerja sama serta bersinergi dalam penanganan permasalahan dilaut sesuai tugas pokok masing-masing, agar secara maksimal mampumengamankan wilayah perairan yurisdiksi nasional terhadappelanggaran/kejahatan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidakbertanggungjawab.

Danlantamal VIII berharap penyerahan perkara kepada pihak PPNSImigrasi dan PPNS Bea Cukai di awal tahun 2021 ini, dapat menjadimomen yang baik dalam mengawali tugas sebagai penegak hukum di laut.

“Terima kasih untuk koordinasi yang baik yang telah terjalin selamaini,” ujar Danlantamal.

Diakhir sambutannya Danlantamal VIII mengingatkan agar tetap menjagakesehatan, mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi covid-19 danselalu mengikuti anjuran Pemerintah dengan melakukan 3 M (memakaimasker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Dalam kegiatan tersebut Lantamal VIII menyerahkan berkas awal dugaantindak pidana keimigrasian beserta 11 orang warga negara Philipinapenumpang KM Rumbi II kepada KasiIntelejen Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Bitung,Reza Pahlevi dan berkas awal dugaan tindak pidana kepabeanan besertabeberapa barang bukti kepada Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan(P2) Bea Cukai Bitung Ahmad Salafudin.

Turut hadir Asops Danlantamal VIII, Asintel Danlantamal VIII, AspotmarDanlantamal VIII, Kadiskum Lantamal VIII, Danyonmarhanlan VIII, parapejabat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean C Bitung danpara pejabat Kantor Imigrasi Bitung

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00