Danlanal Melonguane Jaga Kemampuan Selam Prajurit Dengan Latihan Rutin

KBRN, Talaud :  Pada Jumat ( 20/11/2020) di pantai dekat Bandara Melonguane tampak aktivitas prajurit Lanal Melonguane yang melaksanakan olahraga renang dan selam. 

Kegiatan diawali dengan briefing dan penjelasan tentang berbagai peralatan selam beserta kelangkapannya yang baru dimiliki oleh Lanal Melonguane serta penekanan ualang bagaimana teknik menyelam dengan baik dan benar oleh Letkol Marinir Adi Sucipto, S.T., M.Tr.Hanla selaku Komandan Lanal Melonguane. 

Setelah melakukan senam pemanasan, kegiatan dilanjutkan dengan latihan secara langsung berbagai materi selam oleh seluruh prajurit Lanal Melonguane secara bergantian. Materi latihan yang terlihat santai namun serius tersebut nampak diikuti oleh seluruh prajurit Lanal Melonguane dengan gembira.

Berkenaan dengan kegiatan tersebut, Perwira Menengah Korps Marinir berpangkat Letkol ini menjelaskan apa arti penting keterampilan menyelam bagi para prajuritnya yang bertugas di wilayah perbatasan dengan wilayah kerja berupa daerah kepulauan.

" Selain untuk olahraga dan rekreasi/wisata bawah air, sesungguhnya keterampilan menyelam juga sangat berguna untuk mendukung tugas para prajurit TNI Angkatan Laut. Kemampuan menyelam akan sangat dibutuhkan untuk pekerjaan-pekerjaan atau tugas di bawah air, baik itu untuk SAR, salvage (pertolongan terhadap kapal dan/atau muatannya yang mengalami kecelakaan atau dalam bahaya termasuk mengangkat kerangka kapal, rintangan bawah air dan benda lainnya), pengecekan instalasi bawah air dan lain-lain termasuk untuk keperluan operasi tempur di laut seperti pengintaian/infiltrasi dari laut, sabotase maupun untuk berbagai taktik tempur lainnya di laut," terang Perwira  yang ramah dan akrab dengan wartawan dan gemar olahraga perairan ini

Mengakhiri pernyataannya,  Danlanal Melonguane juga menyampaikan imbauannya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud terutama masyarakat nelayan yang sering memangkap ikan dengan cara menyelam agar memperhatikan prosedur saat melakukan aktivitas menyelam. Ketidaktahuan dan atau mengabaikan/ketidakpatuhan terhadap prosedur selam akan berdampak buruk bagi kesehatan, membahayakan keselamatan diri bahkan dapat menimbulkan korban jiwa/nyawa.

" Himbauan ini ditujukan khusus untuk para nelayan penyelam tradisional, baik yang tidak menggunakan peralatan selam atau yang biasa menggunakan kompresor secara langsung saat menyelam dan menangkap ikan. Dengan berbagai peralatan selam berikut kelengkapannya yang dimiliki, Lanal Melonguane siap untuk memberikan pelatihan menyelam bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00