Lanal Melonguane Tingkatkan Patroli Hankam Serta Ciptakan Kondusifitas Jelang Pilkada Sulut

KBRN, Talaud :  Guna kepentingan pertahanan dan keamanan negara serta ciptakan situasi kondusif menjelang Pilkada Provinsi Sulut, Lanal Melonguane dibawah kepemimpinan Letkol Marinir Adi Sucipto S.T., M.Tr. Hanla meningkatkan patroli laut di wilayah perairan di Kabupaten Kepulauan Talaud yang terletak di perbatasan paling utara NKRI berbatasan dengan negara Filipina.

Peningkatan kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dengan mensinergikan semua unsur di jajaran Lanal Melonguane, baik itu intelijen, KAL, Patkamla, Posal/Posmat dan Polisi Militer yang tergabung dalam Second Fleet Quick Response (SFQR) Lanal Melonguane.

Salah satu tujuan dari peningkatan kegiatan patroli tersebut adalah untuk mencegah dan memberantas berbagai kegiatan ilegal di/atau melalui laut.

Dari beberapa kegiatan operasi yang dilakukan, telah berhasil diamankan cukup banyak minuman keras ilegal yang berusaha dimasukkan ke wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud melalui jalur laut.

Dengan berhasil diamankannya sekitar 500 liter minuman keras Cap Tikus pada  Selasa( 22/9/2020) , maka total secara keseluruhan minuman keras yang telah berhasil diamankan sampai dengan saat ini sekitar 2.000 liter minuman keras.

Berdasarkan hasil penelusuran ditemukan fakta bahwa beberapa tindak kejahatan/kriminal, pelanggaran hukum maupun aksi anarkis memiliki korelasi dengan konsumsi miras dimana para pelaku ternyata mengonsumsi minuman keras sebelum melaksanakan aksinya.

Dengan jumlah minuman keras yang demikian (sekitar 2000 liter) apabila dikonsumsi secara bersamaan, maka akan dapat mengakibatkan ribuan orang akan terganggu kesadarannya atau mabuk.

Lebih jauh lagi apabila ribuan orang mabuk tersebut dipergunakan untuk tujuan tertentu dalam situasi tertentu, maka sudah cukup untuk membuat terjadi konflik horizontal/komunal dalam skala yang cukup besar di wilayah perbatasan ini. Apabila 100ml sudah dapat membuat orang mabuk, maka 2000 liter itu dapat membuat mabuk 20.000 orang.

"  Komitmen dari seluruh instansi terkait untuk mencegah masuknya miras ilegal tersebut merupakan bentuk upaya pencegahan yang efektif untuk menekan angka kriminalitas di Kabupaten Kepulauan Talaud ini," ujar Danlanal Melonguane, Rabu (23/9/2020)

Berkaitan dengan hal tersebut, Lanal Melonguane akan berusaha secara optimal mengerahkan segenap unsur yang dimilikinya untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) terutama di bidang pertahanan (menegakkan kedaulatan negara) dan penegakan hukum di laut di wilayah yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

" Selama menjelang, saat atau pasca penyelenggaraan Pilkada dimungkinkan terjadinya peningkatan potensi kerawanan bahkan sampai terjadinya kerusuhan, konflik komunal/horizontal,dll ataupun adanya upaya pihak asing/luar yang memiliki kepentingan tertentu di wilayah perbatasan, untuk mengantisipasi dan mencegah hal tersebut terjadi maka kita perlu meningkatkan eskalasi patroli," tegas Perwira menengah Korps Marinir berpangkat Letkol ini.

Mengakhiri pernyataannya, pimpinan prajurit matra laut di beranda utara NKRI yang akrab dengan awak media ino  mengajak semua pihak termasuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud untuk bersama-sama menjaga, mengamankan dan membangun kabupaten yang terletak di perbatasan paling utara NKRI ini.

" Mari secara bertahap kita kurangi dan hilangkan hal-hal yang merugikan atau melanggar hukum dan bersama kita tingkatkan upaya-upaya yang positif demi terjaganya situasi kemanan yang kondusif, terjaganya kedaulatan dan keutuhan negara di wilayah perbatasan ini demi kemajuan daerah dan negara yang kita cintai ini," pungkasnya. ( RT ).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00