Akui Setubuhi Pacar Enam Kali, Resmob Polres Tomohon Respons Laporan Orang Tua Korban

KBRN, Tomohon: Resmob Sat Reskrim Polres Tomohon berhasil mengamankan pelaku dugaan Tindak Pidana (TP) Persetubuhan Terhadap Anak, yang terjadi di Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan, tepatnya di perkebunan Wawo. 

Sebagaimana diketahui, pelaku berinisial AR (16), warga Desa Kasuratan Jaga II, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa. 

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Tomohon, AKP Denny Tampenawas pun menjelaskan kronologi kejadian. Dikatakan, awalnya korban dijemput oleh pelaku di salah satu warung yang berada di Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan. Keduanya ada hubungan pacaran. Selanjutnya korban bersama dengan pelaku berboncengan dan mengarah ke kompleks perkebunan Wawo. 

"Selanjutnya sekitar pukul 21.00 Wita, korban bersama dengan pelaku singgah di salah satu gubuk atau pondok, dimana pelaku melancarkan aksinya dengan menyetubuhi korban yang diawali dengan bujuk rayu. Pelaku meyakinkan korban bahwa ia akan bertanggung jawab terhadap korban, hingga akhirnya korban pun rela disetubuhi pelaku," ungkapnya. 

Tampenawas membeberkan, bahwa perbuatan pelaku itu sudah dilakukan lebih dari 6 (enam) kali di tempat tersebut dengan hari tanggal yang berbeda. 

"Atas perbuatan tersebut, saat ini orang tua korban selaku saksi pelapor merasa keberatan, dan berharap agar supaya perbuatan pelaku dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar Kasat.

Kemudian, berdasarkan LP/B/320/VII/2022/SPKT/Res.Tomohon Polda Sulut, tanggal 5 Juli 2022, Resmob di bawah pimpinan Bripka Bima Pusung, langsung melakukan pulbaket terhadap saksi, pelapor dan korban. 

"Saat diintrogasi, korban yang didampingi oleh orang tua korban menceritakan seluruh kronologi kejadian beserta identitas dari pelaku. Setelah memperoleh identitas pelaku, Resmob langsung berkembang mencari keberadaan pelaku. Selang beberapa jam, Resmob memperoleh informasi bahwa pelaku sedang berada di rumahnya yang terletak di Desa Kasuratan," ujarnya. 

Tak menunggu lama, Resmob langsung bergerak ke rumah dari lelaku dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Selanjutnya mengamankan pelaku ke Mapolres Tomohon guna proses lebih lanjut. 

Kasat menuturkan, setelah dinterogasi secara terpisah, keduanya (red, korban dan pelaku) mengakui telah sering melakukan hubungan layaknya suami istri. Perbuatan persetubuhan tersebut, pelaku lakukan sudah lebih dari 6 kali dengan hari, tanggal yang berbeda-beda dan dilakukan di perkebunan Wawo. 

"Perbuatan pelaku yang menyetubuhi korban, ia lakukan awalnya pada pertengahan bulan April 2022. Saat ini orang tua korban selaku saksi pelapor merasa keberatan, dan meminta pihak kepolisian dalam hal ini Polres Tomohon, agar dapat memproses perbuatan dari pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku," terangnya. (Anugrah Pandey)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar