LANTAMAL VIII Vaksin Anak Sampai Lansua

KBRN,Manado : Serbuan vaksinasi maritim yang digelar Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado beserta jajarannya menjangkau mulai anak-anak Sekolah Dasar sampai Lanjut Usia (Lansia). Hal tersebut disampaikan Komandan Lantamal (Danlantamal) VIII Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA. Jumat (21/1).

Ditambahkan Danlantamal VIII, bahwa vaksinasi yang di gelar Lantamal VIII dan jajarannya merupakan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, guna membantu pemerintah baik pusat maupun daerah dalam program vaksinasi nasional.

Hari ini, Pangkalan TNI AL (Lanal) Tolitoli menyasar anak sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 Baru, Tolitoli, Jl. Magamu No.70, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Tolitoli, Sulawesi Tengah. Pada kegiatan tersebut Lanal Tolitoli berhasil memberikan vaksin dosis pertama kepada 120 orang siswa SDN 10 menggunakan vaksin Sinovac. 

Selain Lanal Tolitoli, serbuan vaksinasi maritim juga dilakukan Lanal Gorontalo di Depan Toko Qmart, Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo dan berhasil memberikan vaksin kepada 61 orang terdiri dari 13 orang menerima dosis pertama, 39 orang menerima dosis kedua dan sembilan orang menerima dosis ketiga dengan jenis vaksin Sinovac dan Pfizer.

Selanjutnya Rumah Sakit TNI AL (Rumkital) dr. Wahyu Slamet Bitung juga memberikan vaksin kepada 55 orang diantaranya dua orang menerima dosis pertama, sepuluh orang menerima dosis kedua dan 43 orang menerima dosis ketiga menggunakan vaksin jenis Sinovac, Astrazeneca dan Moderna.

Sementara itu vaksinasi rutin dilaksanakan Diskes Lantamal VIII dan telah menyuntikan vaksin kepada delapan orang baik dosis pertama, kedua maupun booster menggunakan vaksin Sinovac. Begitu juga dengan Lanal Tahuna memberikan vaksin kepada tujuh orang baik dosis pertama dan kedua menggunakan vaksin Sinovac. Sedangkan Lanal Melonguane memberikan vaksin kepada tujuh orang baik dosis pertama maupun kedua menggunakan vaksin Sinovac.

Selama kegiatan vaksinasi para petugas tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, hingga vaksinasi selesai tidak ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar