Moment Maulid Nabi Muhammad SAW, Danlanud Sri Santuni Anak Yatim

KBRN,Manado: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, menjadi moment penting bagi seluruh keluarga besar Lanud Sam Ratulangi. Pasalnya pada perayaan yang dilaksanakan di Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, pada hari Jum'at, 22/10/2021, bertempat di Balai Prajurit tersebut, menghadirkan anak yatim dari Panti Asuhan Al-Ikhwan Kombos Manado.

Peringatan yang bertemakan  "Melalui hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. 1443 H/ 2021 M kita tingkatkan keteladanan dan etos kerja personel TNI guna mendukung keberhasilan tugas pokok TNI ditengah pandemi covid-19 ini, juga menghadirkan Ustadz H. Rizal Kasim, M, Si. Dosen FUAD dari IAIN Manado.

Danlanud Sam Ratulangi dalam sambutan pengantarnya menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW telah memberikan contoh secara jelas bahwa dengan disiplin yang tinggi Beliau dapat memperoleh kesuksesan dalam perjuangannya, meskipun mendapat ujian dan rintangan yang sedemikian beratnya.

Menurutnya, kedisiplinan Nabi Muhammad SAW dalam melaksanakan segala perintah dan menjauhi larangan Allah SWT, tidak hanya melekat pada diri beliau, tetapi juga memancar kedalam diri para sahabatnya, sehingga melahirkan satu generasi yang benar-benar taat kepada Allah SWT,  taat kepada Rasul-Rasul Allah, dan taat kepada pemimpinnya, pungkas Danlanud SRI.

Lebih lanjut Marsma Satriyo menambahkan, kehadiran anak yatim ini sebagai wujud kepedulian Lanud Sam Ratulangi untuk saling berbagi. Semoga peringatan ini bisa memberikan manfaat yang besar dan menbawa keberkahan bagi keluarga besar Lanud Sri.  Danlanud berharap kepada    seluruh prajurit beserta keluarga, agar mampu meneladani apa-apa yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW, dimana semua itu bermuara kepada peningkatan kualitas keimanan, ketakwaan, kedisiplinan dan terbentuknya akhlak yang mulia.

Sementara itu, Ustadz Rizal Kasim M, Si. dalam ceramahnya mengatakan bahwa bicara Maulid Nabi tidak lepas dari profil Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah sosok yang sarat dengan keteladanan, yang tidak hanya sebatas dalam aspek agama namun berbagai aspek kehidupan, baik aspek sosial, ekonomi, politik dan budaya.

Ustadz yang kesehariannya sebagai Dosen FUAD IAIN Menado tersebut menjelaskan, bahwa Nabi Muhammad SAW, selain sebagai tokoh sentral yang amat terkenal juga terkenang, beliau tidak hanya teruji namun juga terpuji, bahkan beliau sangat diminati dan dinanti oleh banyak orang.

Nabi Muhammad SAW mendapat gelar Al-amin yaitu dipercaya dan mengajarkan agar umat manusia berikhtiar untuk selalu beramal, bahkan amalan yang menjadi skala prioritas dalam hidupnya adalah Sholat diawal waktu, ini wujud kecintaan dan ketaatannya kepada Allah SWT.

Jikalau mau menjadi manusia yang luar biasa, maka ikutilah keteladan Nabi Muhammad SAW. papar Ustadz Rizal Karim, M.Si. Ceramah pak Ustadz diakhiri dengan doa bersama dalam rangka bersyukur dan mendapatkan keselamatan serta perlindungan dari Allah SWT.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00