Lumentut Jadi Irup Peringatan Harkitnas 2022 di Tomohon

KBRN, Tomohon: Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menggelar upacara dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional (Harikitnas) ke-144, di lapangan Mall Pelayanan Publik Kota Tomohon, Jumat (30/5/2022). 

Wakil Wali Kota Tomohon, Wenny Lumentut, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia (RI), Johnny G. Plate. 

Disampaikannya, peringatan Harkitnas tahun ini dengan tema 'Ayo Bangkit Bersama', merupakan bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi Covid-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir. 

Guna memahami esensi sejarah kebangkitan nasional, ia mengajam untk sejenak kita menelaah sisi historis dibalik peringatan Harkitnas. 

"Pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai hari bangkitnya nasionalisme Indonesia. Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa," ujarnya. 

Ia mengatakan, Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan. 

"Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya ialah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat, dengan fokus pergerakan di bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan," katanya. 

Lumentut melanjutkan, di tengah krisis pandemi Covid-19 dan konflik Ukraina-Rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil, dikatakannya kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa. 

Pada sisi penanganan Covid-19 di tingkat nasional, kita dapat melihat bahwa upaya kita kian menunjukkan hasil yang positif. 

"Hal itu ditunjukkan dengan kasus baru harian di bawah 400 kasus dan total kasus aktif yang sudah berada di bawah angka 5.000 kasus (data per 13 Mei 2022). Selain itu, capaian vaksinasi Covid-19 dosis kedua juga sudah mencapai 79 persen. Namun demikian, kita patut tetap waspada dan terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan," ungkapnya. 

Diterangkannya, bahwa penanganan Covid-19 yang membaik, berimplikasi pada berangsur kembalinya aktivitas masyarakat secara normal. Secara perlahan, hal ini mendorong pemulihan perekonomian nasional. 

"Perekonomian Indonesia pada triwulan I-2022 terhadap triwulan I-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,01 persen (y-on-y). Hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif, kecuali administrasi pemerintahan dan jasa pendidikan," jelasnya. 

Kemudian dari sisi produksi, tiga lapangan usaha mengalami pertumbuhan tinggi, yakni sektor usaha transportasi dan pergudangan 15,79%, sektor nasa-jasa lain 8,29%, sektor informasi dan komunikasi 7,14%. 

Momentum yang baik ini makin diperkuat dengan peran Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022. Pada Presidensi G20 tahun ini, Indonesia mengusung tema 'Recover Together, Recover Stronger'. 

"Dengan tujuan dapat memberikan spirit baru dalam mewujudkan tatanan dunia yang dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang inklusif, serta menjamin keberlanjutan kehidupan di masa depan," ujarnya.

Dia membeberkan, lertemuan G20 yang dipimpin oleh Indonesia tahun ini mengusung tiga isu prioritas, yaitu arsitektur kesehatan global yang inklusif, transformasi berbasis digital dan transisi energi berkelanjutan. 

Ia pula mengajak, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang menyerah Dr. Sutomo untuk memperingati Harkitnas tahun ini, sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi Covid-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia. 

"Mengutip ucapan Dr. Sutomo, katanya selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapa pun juga. Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat," ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar