Akper Gunung Maria Tomohon Resmi Naik Tingkat Jadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan

KBRN, Tomohon: Akademi Keperawatan (Akper) Gunung Maria Kota Tomohon kini naik tingkat dan berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Gunung Maria.

Prestasi yang ditorehkan oleh lembaga pendidikan tersebut dibawah kepemimpinan Sr. Brigitte Y. David, Ns., S.Kep., M.Kes., dibuktikan dengan diserahkannya SK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI), Senin (21/6).

Sr. Brigitte selaku Ketua STIKES pun mengungkapkan rasa syukurnya pada Tuhan. Ia mengakui, dari dulu sudah diidam-idamkan menjadi STIKES, karena sejak tahun 1936 sudah dimulai pendidikan keperawatan disini.

"Kami selalu berusaha untuk membenahi diri agar pendidikan di tempat ini bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang ada di rumah sakit, terlebih juga di masyarakat," ungkapnya.

"Peristiwa hari ini merupakan satu ungkapan syukur dan gambaran bahwa kami di dukung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), Yayasan dan Pemerintah Kota Tomohon sehubungan dengan peningkatan ini, sehingga kami dapat menerima SK pada hari ini," sambungnya.

Dirinya membeberkan, bahwa lembaga pendidikan ini sudah 10 kali berubah nama dengan berjuang kurang lebih 85 tahun.

"Mulai dari penjaga orang sakit sampai saat ini menjadi STIKES. Harapan kami ke depan, bahwa nama STIKES ini bisa berubah lagi menjadi nama yang lebih di atasnya lagi , paling tidak dambaan kami bisa menjadi universitas," ujarnya.

Ia mengatakan, kalau dilihat dari segi lokasinya sudah sangat menunjang. 

"Tinggal kami memenuhi dari tuntutan pemerintah sehubungan dengan tenaga, sarana prasarana, dan pembangunan kampus yang menunjang bisa menjadi universitas yang bisa diharapkan untuk lebih maju lagi," tuturnya.

"Tentu banyak hal yang harus kami benahi, terlebih di sumber daya juga kami sementara siapkan studi untuk para dosen-dosen dan tenaga-tenaga yang menunjang untuk itu," tukas Sr. Brigitte.

Ia pula berharap kepada para alumni agar mempromosikan lembaga ini, sehingga bertambah kualitas dan kuantitasnya.

"Sehubungan dengan proses belajar mengajar terlebih untuk pelajar, bahwa kami ini karena tidak di dominasi oleh orang Tomohon saja, jadi kami berharap kepada alumni-alumni kami yang dari wilayah Indonesia Timur bisa mempromosikan pendidikan ini lagi," pintanya.

Diketahui, dalam kesempatan ini juga pihaknya diberikan SK khusus untuk membuka program studi yang baru yaitu S1 Administrasi Rumah Sakit.

"Ini untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan di rumah sakit. Karena juga yayasan kami ini memliki PT yang mengelola 5 rumah sakit di Sulawesi Utara," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00