Buronan Terduga Pemerkosa Anak 7 Tahun Berhasil Dibekuk Totosik

KBRN, Tomohon: Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Tomohon berhasil mengamankan pelaku dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur, setelah dua pekan lebih menjadi buronan. Kejadian terjadi di kompleks perkebunan yang ada di Jalan Totongkoren, Lingkungan 8, Kelurahan Paslaten Dua, Kecamatan Tomohon Timur.

Diketahui, tersangka bernama Nov alias NP (27) dan korban perempuan Jes alias JM (7), keduanya adalah warga kelurahan Paslaten Dua.

Kepada RRI Manado, Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot melalui Kepala Tim (Katim) URC Totosik, Aipda Yanny Watung menjelaskan, awalnya pelaku datang ke rumah korban sekitar 19.00 Wita, kemudian mengajak korban berbincang-bincang.

"Sambil mengawali pembicaraan dengan bertanya apakah masih ada jualan mie di rumah korban, dan korban menjawab sudah tidak ada dikarenakan sementara berlangsung ibadah. Kemudian pelaku merampas handphone (hp) milik korban, dan berjalan ke arah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berada tidak jauh dari rumah korban," katanya.

Lanjut Katim, melihat hp milik korban dibawah, kemudian ia mengikuti pelaku hendak meminta hp tersebut. "Sesampainya di TKP, pelaku menarik tangan korban dan langsung menurunkan celana korban selanjutnya memainkan alat kelamin korban dengan jari. Di saat bersamaan, korban berusaha melawan sambil berteriak, namun di pukul oleh pelaku sebanyak 1 kali dan mengenah pada tubuh bagian mulut," ujarnya.

Korban yang merasa tidak berdaya pun menangis, dan tanpa memperdulikan tangisan korban, pelaku selanjutnya melanjutkan aksi bejatnya itu. 

"Ia menurunkan celana miliknya sambil mengeluarkan kemaluannya dan berusaha memasukan kemaluannya ke dalam kemaluan korban. Dikarenakan korban masih berusia 7 tahun, perbuatan tersebut mengakibatkan kemaluan korban menjadi sobek dan luka hingga mengeluarkan darah," tukasnya.

Dikatakan Watung hal tersebut juga membuat korban mengalami trauma akan orang dewasa laki laki. Setelah melakukan hal tersebut, kemudian pelaku lari meninggalkan korban di TKP dalam keadaan tak berdaya dan luka bersimbah darah, hingga ditemukan oleh ayah pelaku yakni saksi pelapor. 

Menindak kejadian itu, Senin (19/4/2021) sekira jam 20.00 Wita, Tim Totosik mendapat informasi tersebut. Tim kemudian langsung menuju ke TKP dan melakukan pulbaket, dilanjutkan bersama warga sekitar TKP melakukan pencarian pelaku disekitar TKP namun tidak menemukan pelaku.

Tim selanjutnya melakukan pengembangan akan keberadaan pelaku dari rumah maupun perkebunan milik keluarga pelaku yang ada di seputaran kota Tomohon, namun tidak berhasil bertemu dengan pelaku.

Jumat (23/4/2021), Tim Totosik mendapat informasi bahwa pelaku bersembunyi di Tondano, Kabupaten Minahasa. Tim langsung menuju ke sana dan melakukan maping terhadap lokasi tersebut. Ketika dilakukan penggerebekan, Tim mendapati pelaku ternyata sudah tidak berada ditempat tersebut.

Selanjutnya Kamis (6/5/2021), sekira jam 01.00 Wita, Tim mendapat informasi pelaku sementara berpesta miras bersama rekannya di salah satu rumah di Kelurahan Talete Satu, Kecamatan Tomohon Tengah.

"Tim selanjutnya langsung melakukan penggerebekan di lokasi tersebut dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Keesokan harinya, Tim membawa terduga mengarah ke wilayah Minahasa tepatnya di kelurahan Rinegetan, guna mencari barang bukti berupa baju yang ia gunakan dalam melakukan aksinya.

Namun, saat itu tersangka berupaya melarikan diri, sehingga Tim melakukan tindakan tegas terukur dengan cara melumpuhkan pelaku dengan tembakan 1 kali ke arah kaki.

"Mengenah pada tubuh bagian kaki sebelah kiri tepatnya betis, selanjutnya Tim membawa pelaku ke RS Bhayangkara Karombasan untuk mendapatkan perawatan," kuncinya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00