HUT ke -77 Kemerdekaan RI, 41 Napi di Lapas Lirung Terima Remisi

KBRN, Talaud : Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) memberikan remisi umum kepada 41 Narapidana ( Napi ) yang menjadi Warga Binaan Pemasyarakatan ( WBP ) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Lirung  dalam rangka memperingati HUT ke -77 RI, Rabu (17/8/2022) pagi. 

Pemberian remisi kepada narapidana yang kesemuanya berjenis kelamin laki - laki ini digelar lewat sebuah upacara yang diinspekturi Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut ( E2L ). 

Bupati E2L pada kesempatan tersebut juga membacakan amanat Menkumham RI Yasonna Laoly.  Dikatakan, momentum peringatan  HUT ke -77 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini mengusung tema " Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat " yang sekaligus  dirangkaikan dengan pemberian remisi umum bagi narapidana dan anak.

 " Tema pulih  lebih cepat, bangkit lebih kuat tentunya memiliki makna tersendiri yang diartikan untuk menghadapi perubahan kondisi pandemi. Seperti diketahui, dua tahun lebih ini Indonesia menghadapi tantangan dan ujian sejarah. Kecemasan sosial hingga tekanan ekonomi yang berat sangat dirasakan oleh rakyat Indonesia dipenjuru tanah air,"kutip  E2L

Lanjut katanya, di tengah keterpurukan, semua elemen bangsa bergerak bersama dan bergotong royong  untuk mewujudkan harapan. Kinerja dari pemerintah dan gerakan dari masyarakat bersinergi untuk mencapai percepatan pemulihan kondisi di semua sektor dan siap bangkit menghadapi tantangan global. Hal ini mencerminkan rasa optimis dari bangsa yang kuat dan dinamis.

 " Hari Kemerdekaan Indonesia ke -77 tahun 2022 ini merefleksikan bagaimana nilai nilai pancasila dan bhineka tunggal ika mempersatukan bangsa dan menghadapi tantangan yang ada. Langkah ini merupakan perwujudan harapan untuk pulih bersama lebih cepat dan bangkit lebih kuat menuju Indonesia maju di masa depan," katanya

Lebih jauh disampaikan, Kemerdekaan Bangsa Indonesia merupakan nikmat dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang wajib kita syukuri bersama. Hari syukur ini tentunya menjadi milik segenap masyarakat termasuk para  warga binaan pemasyarakatan. Oleh karena itu pemerintah memberikan apresiasi berupa pengurangan masa menjalani pidana atau remisi bagi mereka yang sudah menunjukan prestasi, dedikasi dan disiplin yang tinggi dalam mengikuti program pembinaan serta telah memenuhi syarat substantif dan administratif sebagaimana yang diatur dalam  ketentuan perundang - undangan yang berlaku. 

" Pemberian remisi kepada warga binaan pemasyarakatan merupakan sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan bagi warga binaan pemasyarakatan yang telah berkomitmen mengikuti program program pembinaan yang diselenggarakan oleh unit pelaksana teknis pemasyarakatan dengan baik dan terukur," tambahnya

Turut hadir dalam kegiatan di Lembaga Pemasyarakatan yang dikepalai Djitro Tindi ini diantaranya Wabup Moktar Arunde Parapaga, Ketua DPRD Jakop Mangole, Ketua PN Melonguane Sugeng Harsoyo, Wakapolres Kepulauan Talaud Kompol Demetrius Lariwu, Kasipidum Kejari Kepulauan Talaud Meylani Magdalena Motulo, sejumlah pejabat di lingkup pemda, forkopincam di Pulau Salibabu, tokoh masyarakat, tokoh agama dan unsur terundang lainnya. 

Kepala Lapas Lirung Djitro Tindi merincikan, pemberian remisi umum kepada 41 narapidana bervariasi. 

" Narapidana yang menerima remisi satu  bulan sebanyak 4 orang, dua bulan 5 orang, tiga bulan 11 orang, empat bulan 13 orang, lima bulan 6 orang dan enam bulan 2 orang. Jadi total penerima remisi sebanyak 41 orang dan kesemuanya laki laki," beber Tindi

Usai pemberian remisi, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar