Dandim 1312/ Talaud Hadiri Raker Forkopimda dan Pemda, ini yang dibahas

KBRN,Talaud : Bertempat Wanala T2 Kompleks Kediaman pribadi Bupati Kepulauan Talaud di Kel. Melonguane timur Kecamatan Melonguane dilaksanakan rapat kerja dan Kordinasi Forkopimda bersama Pemda Talaud

Hadir dalam giat tersebut, dr. Elly Engelbert Lasut ME (Bupati Kab. Kepl. Talaud),Moktar Arunde Parapaga (Wakil Bupati Kab. Kepl. Talaud), Letkol INF Agus Ariyanto (Dandim 1312/Tld), Letkol Laut (P) Glory Syaranamual, S.E., M.Tr.Opsla (Komandan Lanal Melonguane) , AKBP. Dasvery Abdi S.I.K (Kapolres Talaud),Agustiawan Umar SH, MH (Kajari  Kepl. Talaud), Indra Lesmana Karim SH (Wakil Ketua PN Melonguane ), Yakop Mangole SE (Ketua DPRD Talaud), Dr. Yohanes Baptisa Kristopel Kamagi AP. MSI (Sekda Kab. Kepl. Talaud), Para Asisten Sekda,Para Pejabat Tinggi Pratama, Para Camat  dan Para Kepala Desa. 

Dalam Sambutan dan arahannya Bupati  dr. Elly Engelbert Lasut ME  intinya mengatakan bahwa Alokasi masyarakat yang sudah di vaksin berdasarkan KTP penduduk Talaud 75,6%  dan yang belum di vaksin 25 %.

"  Kita mengantisipasi peningkatan Virus varian baru omicron yang kemudian kita sekarang membahas apa yang perlu di lakukan sekarang ini, " ujar Lasut 

Selanjutnya diberikan kesempatan penyampaian Pandangan Dari Forkopimda antara lain :

1). Letkol INF Agus Ariyanto (Dandim 1312/Tld)

2). Letkol Laut (P) Glory Syaranamual, S.E., M.Tr.Opsla (Komandan Lanal Melonguane)

 3). AKBP. Dasvery Abdi S.I.K (Kapolres Talaud)

4). Agustiawan Umar SH (Kajari Kepl. Talaud)

5). Indra Lesmana Karim SH (Wakil Ketua PN)

6). Jakop Mangole SE (Ketua DPRD Talaud)

Adapun inti dari pandangan Forkopimda adalah :

a.  Kurun waktu 3-4 tahun kita memerangi Covid -19 dengan itu Wajib Vaksin atau percepatan paksin apabila varian baru menyerang kita sudah mempunyai kekebalan tubuh yang mampu mengimbangi.

b.  Penduduk Kab. Kepl talaud yang tervaksin sudah mencapai 75,6 persen, sehingga yang sisa 25 % harus segera di tuntaskan menjadi 100% bagaimana pun caranya.

c. Apabila kita mempunyai stok Vaksin di Kab.Kepl. Talaud kita tetap melaksanakan Vaksinasi.

d. Adapun program pemerintah kita harus laksanakan.

Hambatan hambatan yang di alami selama Vaksinasi oleh dr. Kerry Dolfi Monangin (Kadis Kesehatan) Pada intinya mengatakan bahwa :

a. Hambatan secara teknis ya itu pendataan yang dilakukan terburu buru sehingga di lapangan belum di laksanakan ya sosialisasi dan di laksanakan Vaksinasi, kemudian Vaksinator masih sangat kurang sehingga mempengaruhi percepatan Vaksinasi.

b. Masih banyak masyarakat yang tida mau di vaksin ,karena mereka masih belum yakin terhadap Vaksinasi.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan sesi tanya jawab. 

Rapat Kordinasi Forkopimda bersama Pemerintah daerah berjalan tertib  dan lancar serta sesuai dengan protokol kesehatan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar